TOLI-TOLI — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, sejumlah warga di Kecamatan Dampal Selatan mulai menyuarakan harapan terhadap sosok pemimpin desa yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Momentum mudik dan berkumpul bersama keluarga dimanfaatkan secara produktif oleh Ismail, tokoh muda asal Desa Bangkir, Kecamatan Dampal Selatan. Anggota Media Bahana Indonesia tersebut menggunakan kesempatan pulang kampung untuk berbagi pengalaman selama berada di perantauan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat menjelang pesta demokrasi di tingkat desa.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah desa di Kecamatan Dampal Selatan bersiap menghadapi pelaksanaan Pilkades. Beberapa di antaranya yakni Desa Bangkir, Desa Simuntu, Desa Lempe, serta sejumlah desa lainnya di wilayah Kecamatan Dampal Selatan.
Dalam suasana bincang-bincang santai bersama warga, Ismail membuka ruang diskusi mengenai masa depan kepemimpinan desa serta berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat. Dialog tersebut mendapat respons positif dari warga yang antusias menyampaikan pandangan dan harapan demi kemajuan desa dan daerah mereka.
Warga Soroti Peredaran Narkoba dan Dampak Kriminalitas
Salah satu aspirasi yang mencuat dalam dialog tersebut adalah keresahan masyarakat terhadap dugaan peredaran narkoba yang dinilai dapat mengancam generasi muda dan mengganggu keamanan lingkungan.
Warga berharap momentum pergantian kepemimpinan desa dapat melahirkan sosok kepala desa yang memiliki keberanian dan komitmen kuat untuk bersama-sama mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah mereka.
“Dugaan peredaran narkoba di daerah ini sudah sangat meresahkan. Dampaknya juga dapat memicu berbagai persoalan sosial dan kriminalitas, termasuk aksi pencurian,” ungkap salah seorang warga dalam diskusi tersebut.
Menanggapi aspirasi itu, Ismail menilai pelaksanaan Pilkades serentak harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap keamanan, ketertiban, serta masa depan generasi muda.
Menurutnya, upaya mencegah dan memberantas peredaran narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah desa maupun aparat penegak hukum. Diperlukan sinergi antara kepala desa terpilih, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat.
“Peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba. Kepala desa bersama seluruh elemen masyarakat harus membangun komunikasi dan kerja sama yang kuat agar potensi peredaran narkoba dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.
Ia berharap Pilkades serentak di Kecamatan Dampal Selatan dapat menghasilkan pemimpin yang mampu menjalankan pemerintahan desa secara amanah sekaligus memiliki komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
(Hasan Tura)

























