Polres Sigi Dorong Swasembada Bawang Putih, 4,95 Hektare Lahan Disiapkan

SIGI – Kepolisian Resor (Polres) Sigi terus mendorong penguatan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan komoditas bawang putih. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak di lahan seluas 1,2 hektare di Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman bawang putih serentak yang dilaksanakan di 17 provinsi dan terhubung melalui Zoom Meeting. Kegiatan nasional tersebut dipimpin langsung Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dari Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di Sulawesi Tengah, kegiatan dipimpin Kapolda Sulteng Irjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H. dan berlangsung di Desa Oloboju. Kegiatan turut dihadiri perwakilan Forkopimda Provinsi Sulteng, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., jajaran Forkopimda Kabupaten Sigi serta sejumlah pejabat utama Polda Sulteng.

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pengembangan bawang putih merupakan salah satu langkah konkret Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan potensi pertanian di daerah.

LIHAT JUGA  Kejati Sulteng Ingatkan Aparatur Sigi, Addendum Kontrak Tak Boleh Sembarangan

“Polri hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut mengambil bagian dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap pengembangan bawang putih ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kari Amsah Ritonga.

4,95 Hektare Lahan Disiapkan

Untuk mendukung program tersebut, Polres Sigi menyiapkan total lahan seluas 4,95 hektare untuk pengembangan bawang putih.

Sementara di wilayah Sulawesi Tengah lainnya, pengembangan komoditas serupa dilakukan Polres Poso di lahan seluas 5 hektare dan Polres Parigi Moutong seluas 2,25 hektare.

Dengan demikian, total lahan yang disiapkan untuk pengembangan bawang putih di wilayah Sulawesi Tengah mencapai 12,2 hektare.

Kapolres Sigi menilai wilayah Kabupaten Sigi memiliki potensi pertanian yang cukup besar untuk dikembangkan. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, instansi terkait, kelompok tani dan masyarakat agar program tersebut dapat berjalan secara optimal.

Menurutnya, pengembangan bawang putih tidak hanya diarahkan untuk mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga diharapkan dapat membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani.

LIHAT JUGA  Anggota DPRD Fraksi PKS Soroti Dasar Hukum Perbup Pengangkatan Tenaga Ahli Bupati

Kapolda Serahkan Bantuan Alsintan

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulawesi Tengah secara simbolis menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada masyarakat Desa Oloboju.

Bantuan tersebut berupa tiga unit hand tractor dan 20 unit power sprayer yang diharapkan dapat membantu petani dalam pengolahan lahan serta meningkatkan produktivitas pertanian.

Selain kegiatan penanaman, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan 300 paket bantuan sosial kepada masyarakat serta pelayanan pengobatan gratis yang diikuti sekitar 200 warga.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat melalui dukungan terhadap sektor pertanian sekaligus pelayanan sosial dan kesehatan.

Secara nasional, program penanaman bawang putih Polri menyasar lahan seluas 279,5 hektare dengan target produksi sekitar 2.795 ton.

Program tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian potensial, meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui program pengembangan bawang putih secara berkelanjutan, Polres Sigi menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah sekaligus mendorong potensi pertanian daerah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

LIHAT JUGA  Terima Perwira Baru SIP 55, Kapolda Sulteng Tekankan Keteladanan dan Integritas