Sejumlah Kajari di Sulteng Dimutasi, Ini Daftar Pejabat Baru di Palu hingga Morowali

PALU – Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan rotasi dan mutasi terhadap 176 pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Pergantian tersebut turut menyasar sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah Sulawesi Tengah.

Mutasi tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-10122/C/07/2026 tanggal 29 Juli 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Keputusan tersebut ditandatangani atas nama Jaksa Agung Republik Indonesia oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan, Dr. Hendro Dewanto, S.H., M.Hum.

Sejumlah jabatan Kajari di Sulteng mengalami pergantian, mulai dari Palu, Morowali, Tolitoli, Donggala, Tojo Una-Una hingga Buol.

Naungan Harahap, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kajari Morowali, mendapat tugas baru sebagai Kajari Tapanuli Utara.

Posisi Kajari Morowali selanjutnya dijabat Nurdin, S.H., M.H., yang sebelumnya merupakan Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Papua.

Pergantian juga terjadi di Kejaksaan Negeri Tolitoli. Ibnu Firman Ide Amin, S.H., yang sebelumnya menjabat Kajari Tolitoli, mendapat promosi sebagai Kajari Lampung Selatan.

LIHAT JUGA  Kejati Sulteng: Penyidikan Dugaan Korupsi Kredit Bank BPD Sulteng Cabang Poso Tetap Berjalan

Jabatan Kajari Tolitoli selanjutnya diemban Ali Toatubun, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Sementara itu, Andi Herman, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, diangkat sebagai Kajari Buol.
Ia menggantikan Regie Komara NA, S.H., M.H., yang mendapat promosi sebagai Kajari Majalengka.

Pergantian turut terjadi di Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una. Dr. Rizky Fachrurrozi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kajari Tojo Una-Una, dipromosikan menjadi Kajari Indragiri Hulu.

Posisi Kajari Tojo Una-Una selanjutnya dijabat David Razi, S.E., S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Di Kejaksaan Negeri Donggala, Andi Reny Rummana, S.H., M.H., mendapat promosi sebagai Kajari Grobogan. Jabatan Kajari Donggala selanjutnya dipercayakan kepada Ikram Mhd Saleh, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

Sementara itu, posisi Kajari Palu juga mengalami pergantian. Mohamad Rohmadi, S.H., M.H., mendapat tugas baru sebagai Kajari Bojonegoro. Jabatan Kajari Palu selanjutnya diemban Dr. Lapatawe, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Papua.

LIHAT JUGA  Kejati Sulteng Geledah Kantor UPP Kolonodale dalam Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel PT Cocoman

Rotasi juga terjadi pada sejumlah pejabat struktural di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah. Dr. Bambang Winarno, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Asisten Pemulihan Aset Kejati Sulteng, mendapat promosi sebagai Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung.

Jabatan Asisten Pemulihan Aset Kejati Sulteng selanjutnya diisi Sefran Haryadi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kajari Grobogan.

Selain itu, Mohtar Arifin, S.Kom., S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejati Sulteng, mendapat tugas baru sebagai Kajari Bombana.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulteng, Laode Abd Sofian, S.H., M.H., membenarkan adanya rotasi dan mutasi tersebut.

Menurut Laode, rotasi dan mutasi di lingkungan Kejaksaan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran, promosi jabatan, serta mengisi kebutuhan organisasi.

“Rotasi dan mutasi di lingkungan Kejaksaan merupakan hal biasa yang bertujuan untuk penyegaran organisasi, promosi jabatan, serta mengisi kekosongan posisi guna memperlancar pelayanan publik dan penegakan hukum,” ujar Laode saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).

LIHAT JUGA  LAKIP-45 Sulteng Desak Kejati Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana CSR dan Sewa Jeti di Desa Nambo

Dengan adanya keputusan tersebut, sejumlah wajah baru akan mengisi posisi strategis di jajaran Kejaksaan wilayah Sulawesi Tengah. Pergantian ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.