CKB Logistics Pasang PLTS di Samarinda, Tekan Emisi Karbon hingga 61 Ton per Tahun

Inisiatif ramah lingkungan ini jadi pilot project perusahaan menuju operasional logistik berkelanjutan

JAKARTA, Bahanaindonesia.com – CKB Logistics, anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM), resmi memulai pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atap gudang Fasilitas Hub Logistik Samarinda, Kalimantan Timur. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap energi bersih dan operasional logistik yang berkelanjutan.

Bekerjasama dengan PT Infiniti Energi Indonesia (INFIEN), PLTS berkapasitas 48 kWp ini ditargetkan mampu mengurangi emisi karbon hingga 61,4 ton CO₂ per tahun, serta menghasilkan listrik sekitar 72.260 kWh setiap tahunnya. Energi tersebut diproyeksikan dapat menghemat sekitar 30 persen biaya listrik tahunan fasilitas tersebut.

Direktur Utama CKB Logistics, Iman Sjafei, mengatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap target Pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.

“Pemasangan PLTS ini merupakan langkah konkret kami dalam mendukung efisiensi energi dan dekarbonisasi operasional logistik. Sekaligus sejalan dengan target ABMM untuk menurunkan emisi karbon sebesar 16% pada 2060,” ujar Iman dalam keterangan tertulis, Jumat (19/9).

LIHAT JUGA  Geledah Kantor Dinas Peternakan Sigi, Kejari Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Pakan 2023–2024

Sistem PLTS yang dipasang menggunakan teknologi On-Grid dan terhubung langsung ke jaringan PLN. Perancangan dilakukan dengan mempertimbangkan struktur atap dan keberadaan skylight bangunan guna memaksimalkan daya tangkap sinar matahari.

Direktur CKB Logistics, Ety Puspitasari, menambahkan bahwa pemanfaatan energi surya adalah pilihan strategis karena bebas emisi dan memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan.

“Integrasi energi terbarukan seperti tenaga surya menjadi wujud nyata tanggung jawab kami terhadap prinsip ESG dan keberlanjutan,” kata Ety.

Pemasangan PLTS ini ditargetkan selesai pada November 2025, dan menjadi proyek percontohan untuk kemungkinan implementasi di fasilitas lain milik CKB Logistics di masa mendatang.

Komitmen CKB terhadap operasional ramah lingkungan sebelumnya juga telah membuahkan hasil. Perusahaan menerima Stevie Award Asia-Pacific 2025 atas program “Carbon Emission Reduction at Cakung Operation Area”. Proyek tersebut berhasil menekan emisi karbon lebih dari 110 ton CO₂e sejak 2022.

“Inisiatif ini sejalan dengan semangat kami menciptakan dampak positif dalam setiap perjalanan logistik,” tutup Iman.

LIHAT JUGA  Pastikan Pengamanan Lebaran Maksimal, Kapolda Sulteng Tinjau Pos Operasi Ketupat Tinombala 2026 di Morowali

Tentang ABM Investama Tbk

PT ABM Investama Tbk (ABMM) adalah perusahaan energi terintegrasi melalui investasi strategis di sektor pertambangan, logistik, dan jasa teknik industri untuk mendukung seluruh rantai nilai industri energi seperti pengelolaan sumber daya pertambangan, jasa pertambangan, dan infrastruktur.

ABM Investama memiliki beberapa anak perusahaan, yaitu PT Reswara Minergi Hartama, PT Cipta Kridatama (CK), PT Cipta Krida Bahari (CKB), PT Sanggar Sarana Baja (SSB), PT Anzara Janitra Nusantara (AJN), dan PT Prima Wiguna Parama (PWP).

Tentang PT Cipta Krida Bahari

PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics), anak perusahaan PT ABM Investama Tbk, merupakan perusahaan penyedia layanan logistik terintegrasi dan telah melayani sejumlah perusahaan-perusahaan terkemuka di sektor energi dan nonenergi dengan jangkauan layanan yang cukup luas lebih dari 28 Tahun, yang tersebar  di lebih dari 50 lokasi dengan jaringan operasional di seluruh wilayah Indonesia, baik di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan juga bagian timur Indonesia seperti Sulawesi, dan Papua.