oleh

Geledah PT GDM, Penyidik Kejati Sulteng Sita Hardisc dan Handphone

PALU – Sikapi perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi pembayaran eskalasi atau utang pembangun jembatan IV Palu, penyidik Kejaksaan Tinggi Sulteng (Kejati Sulteng) terus melakukan kerja keras guna mengungkap tuntas keterlibatan sejumlah pihak dalam perkara tersebut.

Dalam amatan media ini, giat tim penyidik terus berlangsung tak kenal lelah, pemanggilan dan pemeriksaan puluhan saksi serta penggeledahan diteruskan dengan penyitaan sejumlah barang bukti, baik dokumen, alat elektronik di sejumlah Intansi terkait di Kota Palu.

Selain melakukan giat penggeledahan dokumen dan alat elektronik dikantor, DPRD, PU dan Bappeda Kota Palu Sulteng, tim penyidik Kejati Sulteng dikabarkan jua telah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti dirumah dan kantor pimpinan PT GDM di Jakarta, pada Senin (10/8/2020).

Penggeledahan tersebut dipimpin langsung oleh ketua tim penyidik perkara Jembatan IV Palu, Susilo Hadi SH.MH bersama tim, berlangsung kurang lebih 12 Jam, dimulai pukul 10.00 Wib sampai dengan 22.00 Wib. Hal ini diungkapkan Kasi Penkum Kejati Sulteng, Inti Astutik SH di Palu, Jumat (14/8/2020).

“Pada hari ini senin, 10 Agustus 2020, telah dilakukan penggeledahan di rumah direktur utama PT. GDM dan di Kantor PT. GDM di Jakarta. Penggeledahan di mulai pukul 10.00 Wib sampai dengan 22.00 wib,” ujar Inti Astutik.

Dalam penggeledahan tersebut, sambungnya, diperoleh beberapa barang bukti antara lain, dokumen – dokumen dan surat serta barang bukti elektronik berupa 9 hardisc komputer dan 5 handphone terkait dengan perkara Jembatan IV.

(Iwn)

News Feed