PT Nindya Karya Memastikan Mega Proyek Ruas Jalan Palu Donggala Tuntas Akhir April

Terpisah, sementara itu PPK 2.5, Rismono ST, yang ditemui di kantornya di Jalan Haryono Palu, mengatakan soal ruas jalan Tawaeli-Ganti ini, yang menjadi kendala itu diakuinya tinggal di Jalan Ponegoro Palu.

“Kondisi jalan Ponegoro Palu pasca tsunami memang kondisinya begitu memprihatinkan, sempat amblas hingga 800 meter, maka itu yang kami rekonstruksi ditimbun sampai ketebalan 30 Cm dan kurang lebih totalnya 70 Cm yang ditinggikan kembali, sehingga membutuhkan perbaikan khusus,” ungkapnya.

Rismono berharap, pekerjaan ini bisa diselesaikan dengan tepat waktu hingga 30 April 2021 mendatang, sehingga sasaran Kementerian PUPR dalam menangani penanganan bencana pasca gempa dan tsunami bisa terpenuhi.

“Jika terjadi keterlambatan sampai batas akhir kontrak, resiko diambil pihak kontraktor, tentunya denda akan diberlakukan, ” Imbuhnya

Diakhir wawancara, Rismono juga mengapresiasi capaian progres kinerja PT Nindya Karya saat ini, karena telah mencapai 95 persen, Pun begitu banyak kendala, baik menunggu pemindahan tiang listrik dan pemindahan kabel optik jaringan yang telah ada sebelumnya di sejumlah titik lokasi ruas jalan obyek kegiatan.

LIHAT JUGA  Kasus Penganiayaan di Palu Disetop Lewat Restorative Justice, Tersangka Bersihkan Masjid 3 Bulan


(frm)