Peringati HBA ke-80, Kejati Sulteng Gelar Donor Darah

84 Kantong Darah Terkumpul, Wujud Nyata Kepedulian Adhyaksa untuk Kemanusiaan

Palu, Bahanaindonesia.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-80 Tahun 2025, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) menggelar kegiatan donor darah di lobby Mess Kejati, Kamis (21/8). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus komitmen kemanusiaan dari insan Adhyaksa kepada masyarakat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, N. Rahmat R, S.H., M.H., hadir langsung meninjau jalannya kegiatan. Kehadirannya menjadi simbol bahwa aksi sosial ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan implementasi nyata nilai-nilai empati dan kemanusiaan yang terus dijaga oleh institusi Kejaksaan.

“Kegiatan ini merupakan bukti bahwa Kejaksaan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepentingan kemanusiaan,” ujar Kajati.

Kegiatan donor darah ini turut melibatkan partisipasi aktif dari berbagai instansi, di antaranya: TNI, POLRI, Satpol PP, Kejaksaan Negeri Palu, Sigi, dan Donggala, Cabjari Moutong dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD)

Dengan sinergi yang kuat antar lembaga, kegiatan berhasil mengumpulkan 84 kantong darah yang akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) guna membantu kebutuhan medis masyarakat Sulawesi Tengah.

LIHAT JUGA  Irwan Ganda Saputra Dilantik Jadi Kajari Sigi, Kajati Sulteng Tekankan Integritas Penegakan Hukum

Darah yang disumbangkan hari ini adalah harapan bagi pasien yang membutuhkan. Ini adalah bentuk solidaritas dan kemanusiaan tanpa batas,” ungkap salah satu panitia kegiatan.

Momentum peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-80 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan internal, tetapi juga menjadi ruang kontribusi nyata Kejaksaan dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dengan suksesnya kegiatan ini, Kejati Sulteng menunjukkan bahwa semangat pengabdian Adhyaksa tidak hanya berkutat pada meja hukum, tetapi juga mengalir dalam tindakan sosial yang menyelamatkan nyawa.