​Kadis TPH-Bun Sigi Hadiri Tanam Perdana PM AAS di Kalawara, Dorong Kemandirian Benih Padi

SIGI – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Kabupaten Sigi, Mohamad Afit, S.T., M.Si., menghadiri kegiatan Tanam Perdana Program PM AAS yang dipusatkan di Desa Kalawara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (15/10/2026).

​Kegiatan strategis yang merupakan bagian dari program Kementerian Pertanian (Kementan) RI ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Sigi Abd Rifai, S.P., BRMP, Camat Gumbasa Afif Sunusi, Katimker, Babinsa, Kepala Desa Kalawara, Koordinator BPP Kecamatan Gumbasa, serta jajaran Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) se-Kecamatan Gumbasa.

​Koordinator BPP Kecamatan Gumbasa, Moh. Irfan, dalam laporannya menyampaikan bahwa program tanam serempak PM AAS di Kecamatan Gumbasa diikuti oleh sebanyak 32 kelompok tani sawah sebanyak 67 org petani pelaksana metode PM AAS.

​Untuk pelaksanaan tanam perdana hari ini, lokasi difokuskan pada lahan milik Kelompok Tani Ojolali Desa Kalawara seluas 1,5 hektar. Lahan ini diproyeksikan menjadi percontohan (demplot) bagi seluruh petani yang ada di wilayah Kecamatan Gumbasa.

​”Kelompok Tani Ojolali berkomitmen untuk melampaui target produktivitas yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Tengah. Jika target provinsi berkisar 6 hingga 7 ton per hektar, Kelompok Tani Ojolali optimistis mampu mencapai 8 hingga 10 ton per hektar. Hal ini didukung oleh metode penanaman yang menghasilkan anakan padi lebih banyak,” ujar Moh. Irfan.

LIHAT JUGA  Dua Tahun Mengabdi di Kejati Sulteng, Andi Herman Promosi Jadi Kajari Buol

​Sementara itu, Camat Gumbasa, Afif Sunusi, menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi demi suksesnya sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak lepas dari sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh komponen yang terlibat di lapangan.

​Dukungan senada juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Abd Rifai, S.P., BRMP. Ia mengapresiasi semangat para petani dan jajaran dinas terkait serta menyatakan kesiapan pihak legislatif dalam mendukung program kemandirian pangan daerah.

​Dalam sambutannya, Kepala Dinas TPH-Bun Kabupaten Sigi, Mohamad Afit, S.T., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak dan unsur yang terlibat dalam menyukseskan program ini.

​Afit menyoroti pentingnya kemandirian benih bagi para petani di Kabupaten Sigi, khususnya di Kecamatan Gumbasa, agar tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah.

​Ke depan, kita berharap para petani di Kabupaten Sigi, khususnya Kecamatan Gumbasa, bisa mandiri terkait ketersediaan benih atau bibit padi. Kita tidak boleh terus-menerus bergantung pada pasokan dari wilayah lain,” tegas Afit.

LIHAT JUGA  Tim Pusdokkes Polri Cek Fasilitas dan Pelayanan Rumkit Bhayangkara Palu

​Selain itu, Kadis TPH-Bun juga mendorong para petugas PPL untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan mendampingi petani secara konsisten.


“Kami terus memotivasi teman-teman PPL agar selalu aktif mengikuti pelatihan, baik secara otodidak maupun peningkatan keilmuan secara ilmiah, demi mengawal kemajuan pertanian di Kabupaten Sigi,” pungkasnya.

( 𝐇𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐓𝐮𝐫𝐚)