PALU – Tiga unit gedung sekolah di Kelurahan Talise Kota Palu Sulteng yang tercantum dalam proyek Rehabilitasi dan Rekontruksi Fasilitas Pendidikan dasar Fase 1d menuai pertanyaan publik.
Pasalnya, sejak dilelang pada September 2020 lalu, hingga kini tiga unit gedung tersebut belum dikerjakan.
Hal ini dibenarkan oleh kepala UPTD Palu Timur Dikjar Kota Palu, Hj.Irma S.Pd. M.Pd. Dikatakannya, sejak rapat rencana pembangunan bersama pihak PUPR 2020 lalu, hingga kini pembangunannya belum terealisasikan.
“Sudah beberapa kali rapat, tapi tidak ada kepastian kapan mulai dikerjakan,”sebut Irma dalam konfirmasi via kontak whatsapnya.
Padahal, ketiga pihak sekolah pun sudah siap dengan tawaran relokasi ke tempat yang telah ditentukan PUPR BPPW Sulteng.
“Tiga SD ini diwilayah kerja saya, semuanya telah siap, jika memang di relokasi ke atas gunung, seperti yang pernah ditunjuk oleh PUPR. Tapi faktanya hingga kini tidak ada tindak lanjutnya,” ujarnya.
“Pertama, diperlihatkan kepada kami di gunung jalan baru, belakang pasar tapi tidak jelas tanah yang mana, hanya main tunjuk saja. Papan proyeknya pun kami tidak pernah lihat dimana letaknya,” sambungnya.
Ia pun berharap agar ada kejelasan atas lokasi pembangunan tiga sekolah tersebut. “Alhamdulillah, jika nantinya sudah mulai dikerjakan,” tandasnya.
Baca Juga : Mega Proyek 16 Sekolah Mendapat Sorotan LPHPN Sulteng
Dalam penelusuran media ini, ada 4 item gedung yang tercantum dalam paket fase 1D tersebut, yakni (1) MAN Model 2 Palu, (2). SDN 2 Talise, (3) SDN 1 Talise, (4) SDN 2 Inpres Talise.
Berdasarkan papan proyek dilapangan, pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Wijaya Karya Pracetak Gedung (Wika), dan konsultan supervisi adalah PT Yodha Karya.
























