PALU, Bahanaindonesia.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kajati Sulteng), Nuzul Rahmat R., S.H., M.H., menjadi figur sentral dalam terselenggaranya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2025 yang resmi dibuka di Gelora Bumi Kaktus, Kota Palu, Sabtu (15/11/2025). Di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua Panitia, Kejurnas Anggar 2025 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menghadirkan standar penyelenggaraan yang dinilai adaptif, profesional, dan berdampak luas bagi daerah.
Dalam laporan pelaksanaan, Nuzul Rahmat menegaskan bahwa penunjukan Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai tuan rumah memiliki nilai strategis jangka panjang. Ia menyoroti bahwa Kejurnas Anggar bukan semata ajang kompetisi, melainkan momentum penting untuk membangun fondasi pembinaan atlet sejak usia dini secara terstruktur.
“Kejurnas ini bukan sekadar mencari juara. Ini adalah kesempatan emas bagi Sulawesi Tengah untuk memperkuat ekosistem pembinaan atlet, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mendorong lahirnya atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa,” ujar Nuzul Rahmat.
Dorong Kesiapan Daerah Jadi Pusat Prestasi
Melalui perannya, Kajati Sulteng menekankan pentingnya kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan komunitas olahraga. Ia optimistis bahwa Sulawesi Tengah memiliki peluang besar untuk menjadi pusat prestasi anggar di kawasan timur Indonesia, khususnya dengan adanya Kejurnas yang membuka ruang kompetisi dan evaluasi bagi para atlet lokal.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi membuka Kejurnas Anggar 2025. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang turut mendukung penyelenggaraan kejuaraan ini.
Gubernur menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memajukan olahraga anggar cabang olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, strategi, dan disiplin.
Ia juga menilai kehadiran atlet dari berbagai provinsi memberi dampak positif bagi perekonomian daerah, mulai dari meningkatnya aktivitas UMKM hingga promosi pariwisata dan budaya lokal.
“Gelaran seperti ini memperlihatkan bahwa Sulawesi Tengah memiliki kapasitas besar menjadi tuan rumah kegiatan nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Sebagai bagian dari pembukaan, Kajati Sulteng bersama Gubernur melaksanakan pertandingan anggar persahabatan yang berlangsung penuh keakraban. Momen tersebut menjadi gambaran konkret komitmen bersama dalam memajukan olahraga anggar di Sulteng.
Kejurnas Anggar 2025 mencatat 154 peserta dari 16 provinsi, termasuk 39 atlet tuan rumah. Bagi Kajati Sulteng, keikutsertaan atlet lokal dalam jumlah besar menunjukkan tumbuhnya semangat kompetitif di daerah.
Di bawah kepemimpinan Nuzul Rahmat, Kejurnas Anggar 2025 diharapkan menjadi batu loncatan bagi lahirnya generasi atlet anggar berprestasi yang siap membawa nama Sulteng dan Indonesia ke pentas yang lebih tinggi.


























