Jaksa Masuk Sekolah di SMAN 1 Sindue, Cabang Kejari Donggala di Tompe Sosialisasikan Tugas Kejaksaan dan Bahaya Narkoba

DONGGALA, Bahanaindonesia.com – Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala di Tompe kembali melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar. Kegiatan tersebut berlangsung di SMAN 1 Sindue pada Senin (9/6/2026) dan diikuti siswa serta guru dengan antusias.


Dalam kegiatan itu, Kasubsi Intelijen dan Datun Cabang Kejari Donggala di Tompe, Gusti Stania Permana, SH, hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi mengenai tugas dan fungsi kejaksaan serta dampak bahaya narkoba bagi generasi muda.


Pada pemaparannya, Gusti menjelaskan bahwa Kejaksaan Republik Indonesia tidak hanya berperan dalam proses penegakan hukum melalui penuntutan perkara pidana, tetapi juga memiliki fungsi preventif melalui kegiatan penerangan dan penyuluhan hukum kepada masyarakat. Salah satu bentuk implementasinya adalah program Jaksa Masuk Sekolah yang bertujuan menanamkan kesadaran hukum sejak usia dini.


“Program JMS merupakan langkah preventif untuk membentuk generasi muda yang memahami hukum, memiliki karakter yang baik, serta mampu menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum,” ujarnya.


Selain memperkenalkan peran dan kewenangan kejaksaan, peserta juga mendapatkan edukasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja.

LIHAT JUGA  JMS Kejati Sulteng: Siswa SMKN 8 Palu Diingatkan Ancaman Hukum di Dunia Digital

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan berbagai dampak negatif narkoba, mulai dari gangguan kesehatan fisik dan mental, menurunnya prestasi belajar, hingga ancaman sanksi pidana bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.


Menurutnya, pemahaman mengenai bahaya narkoba sangat penting diberikan kepada pelajar sebagai bentuk pencegahan dini agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun tindak pidana narkotika.


Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar peran kejaksaan, ancaman hukum terkait narkotika, hingga cara menghindari pengaruh negatif pergaulan di lingkungan sekitar.


Melalui program tersebut, Cabang Kejari Donggala di Tompe berharap para siswa SMAN 1 Sindue semakin memahami pentingnya menaati hukum, menjauhi narkoba, serta menjadi generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.


Program Jaksa Masuk Sekolah juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh narkoba, sekaligus memperkuat budaya sadar hukum di kalangan pelajar.