Basarnas Palu Bekali 51 Siswa SPN Polda Sulteng Pengetahuan Pencarian dan Pertolongan

PALU — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu memberikan edukasi mengenai tugas, fungsi, serta peralatan pencarian dan pertolongan (SAR) kepada 51 siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tengah, Minggu (8/11/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Peninjauan Objek Penting (POJ) yang bertujuan memperluas wawasan para siswa sekaligus memperkenalkan secara langsung peran Basarnas dalam penanganan berbagai kondisi kedaruratan.

Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai organisasi Basarnas, mulai dari tugas dan fungsi, struktur organisasi, hingga mekanisme pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan, bencana, maupun kondisi darurat lainnya.

Tidak hanya menerima materi, para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan SAR yang digunakan personel Basarnas dalam menjalankan tugas di lapangan.

Pengenalan tersebut meliputi peralatan ekstrikasi yang digunakan untuk membantu proses evakuasi korban dalam kondisi tertentu, peralatan Water Rescue untuk mendukung operasi penyelamatan di perairan, serta peralatan HART (High Angle Rescue Technique) yang digunakan dalam teknik penyelamatan di ketinggian.

LIHAT JUGA  Momentum Kebangkitan SD DDI Palu, Enam Ruang Kelas Direhabilitasi melalui Aspirasi Nilam Sari

Melalui pengenalan tersebut, para siswa berkesempatan melihat secara langsung bentuk dan fungsi peralatan SAR sekaligus memahami pentingnya kesiapan personel, keterampilan teknis, serta koordinasi dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., CAI., C.Mtr., menyambut baik kunjungan 51 siswa SPN Polda Sulawesi Tengah tersebut.

Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk memperkenalkan tugas dan tanggung jawab Basarnas kepada calon anggota Polri, sekaligus membangun pemahaman mengenai pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjalankan misi kemanusiaan.

“Kami menerima dengan baik kunjungan 51 siswa SPN Polda Sulawesi Tengah. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi dan pengenalan kepada seluruh siswa mengenai organisasi, tugas dan fungsi Basarnas, termasuk berbagai peralatan SAR yang digunakan dalam operasi pencarian dan pertolongan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk menjalin kerja sama dan memperkuat sinergi antara Basarnas dan Polri dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan,” ungkapnya.

Menurutnya, pengetahuan mengenai pencarian dan pertolongan penting dimiliki, terutama dalam mendukung koordinasi ketika menghadapi situasi darurat yang membutuhkan keterlibatan berbagai instansi.

LIHAT JUGA  Malam Menegangkan di Tower PLN Silae, Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Basarnas dan Polri. Melalui penguatan komunikasi dan sinergi, kedua instansi diharapkan semakin siap berkolaborasi dalam memberikan pelayanan serta pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.