PALU — Perjuangan atlet Swadaya Taekwondo Fighter (STF) Sulteng berbuah manis dalam ajang Donggala Championship Open Turnamen Taekwondo yang berlangsung di GOR Madani Palu, Minggu (25/10/2026).
Bertanding sejak pagi hingga sore hari, para atlet STF Sulteng menunjukkan semangat juang dan kemampuan terbaiknya. Hasilnya, tim ini berhasil meraih tiga medali emas dan lima medali perak dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 150 peserta dari sejumlah dojang di Kota Palu dan sekitarnya.
Tiga medali emas masing-masing dipersembahkan oleh Meisya dari kategori festival, serta Yabez dan Jonatan dari kategori prestasi. Capaian tersebut menjadi hasil membanggakan dari perjuangan para atlet di arena pertandingan.
Sementara itu, lima medali perak turut menambah perolehan tim STF Sulteng. Medali tersebut dipersembahkan oleh Adit, Alifah, Ibnu Pratama, dan Abdillah Prasetya.
Perolehan medali ini menjadi bukti semangat para atlet dalam menjalani pertandingan sepanjang hari. Mereka harus melewati rangkaian pertandingan dengan mengandalkan teknik, konsentrasi, strategi, serta ketahanan fisik dan mental.
Sebelumnya, STF Sulteng menurunkan delapan atlet pada kategori Kyorugi, terdiri atas dua atlet kategori prestasi dan enam atlet kategori festival, di bawah arahan pelatih Sanim Khairil.
Kejuaraan ini mempertandingkan kategori Kyorugi dan Poomsae, baik kelas festival maupun prestasi. Selain menjadi ajang perebutan medali, kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk menambah pengalaman, mengukur kemampuan, dan meningkatkan kepercayaan diri.
Pelatih STF Sulteng, Sanim Khairil, bersama tim pembinaan terus mendorong para atlet agar menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga. Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam perjalanan para atlet, mulai dari proses latihan hingga mengikuti kejuaraan.
Apresiasi dan dukungan keluarga diharapkan terus menjadi motivasi bagi para atlet untuk berlatih lebih disiplin, meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Raihan tiga medali emas dan lima medali perak ini menjadi penyemangat bagi STF Sulteng untuk terus mengembangkan pembinaan atlet taekwondo. Ke depan, para atlet diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
(*)



























