BUOL — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buol, Andi Herman, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan enam pejabat eselon V di lingkungan Kejaksaan Negeri Buol, Kamis (8/10/2026).
Dalam sambutannya, Andi Herman menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting yang menandai kepercayaan dan tanggung jawab institusi kepada pejabat yang menerima amanah baru.
Ia meminta keenam pejabat tersebut menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalitas, loyalitas, dan tanggung jawab, serta senantiasa menjaga nama baik dan marwah institusi Kejaksaan.
“Jabatan adalah amanah. Di dalamnya terdapat tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, integritas, loyalitas, profesionalitas, serta tanggung jawab terhadap institusi dan masyarakat,” demikian pesan Andi Herman dalam sambutannya.
Enam pejabat yang dilantik akan mengisi sejumlah jabatan pada bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Intelijen, serta Tindak Pidana Umum (Pidum).
Adapun pejabat yang dilantik yakni:
- Abd. Hamzah M. Dende, S.H., Kepala Subseksi Penuntutan, Upaya Hukum Luar Biasa, dan Eksekusi pada Seksi Tindak Pidana Khusus.
- Avian Kurnia Larasati, S.H., Kepala Subseksi Pertimbangan Hukum pada Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara.
- Joni Ardiansyah, S.H., Kepala Subseksi I pada Seksi Intelijen.
- Lieni Eprencia Bunga Sitompul, S.H., Kepala Subseksi Perdata dan Tata Usaha Negara pada Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara.
- Mohd. Araihan Enanie, S.H., Kepala Subseksi II pada Seksi Intelijen.
- Richie Dhio Pratama, S.H., Kepala Subseksi Penuntutan, Eksekusi dan Eksaminasi pada Seksi Tindak Pidana Umum.
Seluruh jabatan tersebut berada di lingkungan Kejaksaan Negeri Buol.
Andi Herman mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar setiap pekerjaan dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, standar operasional prosedur, dan kebijakan pimpinan.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan, kedisiplinan, ketelitian, serta profesionalitas menjadi bagian penting dalam menjawab tuntutan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum.
Ia juga meminta para pejabat membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran agar pelaksanaan tugas setiap bidang berjalan efektif.
Selain itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja dan memberikan kontribusi positif bagi penguatan organisasi.
Dalam arahannya, Andi Herman mengingatkan bahwa jabatan tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kedudukan, melainkan kesempatan untuk memberikan pengabdian dan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia meminta keenam pejabat menjaga integritas, menghindari segala bentuk penyimpangan, serta menjadikan sumpah jabatan sebagai pedoman moral dalam menjalankan tugas.
“Jadikan sumpah jabatan yang telah diucapkan sebagai pedoman moral dalam setiap pelaksanaan tugas,” demikian penegasan dalam sambutannya.

Andi Herman berharap pelantikan tersebut dapat memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing bidang di Kejari Buol, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Ia pun menyampaikan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan berharap amanah baru tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta tetap berpegang pada nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa.





























