Bahanaindonesia.com – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, sebanyak 520 personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar oleh Biddokkes Polda Sulteng, Rabu (11/6).
Pelatihan berlangsung di Mako Detasemen Gegana, Jalan Pemuda, Palu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dasar pertolongan pertama bagi anggota Polri, khususnya yang tidak berlatar belakang medis.
Kasubbiddokpol Biddokkes Polda Sulteng AKBP dr. Benyamin F.L. Sitio, Sp.THT, memimpin pelatihan bersama lima tenaga medis dari Biddokkes. Materi pelatihan mencakup teknik penilaian awal korban, pemberian napas buatan, hingga kompresi dada, disertai dengan simulasi langsung oleh peserta.
“Pelatihan ini penting untuk memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi kondisi darurat seperti henti jantung atau gangguan pernapasan,” ujar AKBP Benyamin.
Selain peningkatan keterampilan teknis, pelatihan ini juga menanamkan kesiapan mental anggota Polri agar mampu bertindak cepat dan tepat saat menjadi penolong pertama di tengah masyarakat.
“Kami ingin anggota Polri tidak hanya sigap dalam penegakan hukum, tapi juga siap hadir memberikan bantuan darurat,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Banyak di antara mereka mengaku baru pertama kali mendapat pelatihan serupa dan berharap kegiatan ini digelar secara rutin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, sebagai wujud komitmen Polri dalam membangun kepercayaan publik melalui pendekatan humanis dan profesional.


















