Gubernur: Poros Intim Jadikan Sulteng Rumah Besar Persaudaraan Indonesia Timur

PALU, Bahanaindonesia. com— Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyebut pelaksanaan Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Indonesia Timur (Poros Intim) IV Tahun 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama menjadi momentum memperkuat persaudaraan antarmahasiswa dan akademisi di kawasan Indonesia Timur.

Saat membuka Poros Intim IV di Palu, Minggu (6/7), Anwar mengatakan Sulawesi Tengah tidak hanya berperan sebagai tuan rumah penyelenggara, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk membangun kolaborasi, bertukar gagasan, dan mempererat persatuan.

“Poros Intim bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan ini mengandung semangat kompetisi yang sehat melalui olahraga, pengembangan intelektual lewat riset, pembinaan karakter melalui seni, serta penguatan ukhuwah antarmahasiswa,” ujar Anwar.

Poros Intim IV diikuti sekitar 500 mahasiswa dari perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) di wilayah Indonesia Timur, meliputi Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Menurut Anwar, nilai-nilai yang dibangun melalui Poros Intim sejalan dengan visi pembangunan Sulawesi Tengah yang menekankan pembentukan sumber daya manusia berakhlak, berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab.

LIHAT JUGA  Kapolda Sulteng Musnahkan 19 Kg Sabu, Ungkap 368 Kasus Narkoba hingga Kasus Penembakan di Morut

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan calon pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Pada kesempatan itu, Anwar juga menyampaikan apresiasi kepada UIN Datokarama sebagai penyelenggara serta menyambut kehadiran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin, pimpinan PTKIN, dan seluruh kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia Timur.

Poros Intim IV menjadi ajang yang mempertemukan mahasiswa PTKIN dalam kompetisi olahraga, riset, dan seni sekaligus memperkuat jejaring serta persaudaraan antarkampus di kawasan Indonesia Timur.