Desa Morui Satu di Sigi Bangun Jalan Rabat Lingkungan dari Dana Desa 2025

SIGI, Bahanaindonesia.com — Pemerintah Desa Morui Satu, Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi, mulai melaksanakan pembangunan jalan rabat lingkungan yang didanai dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 tahap pertama. Pembangunan ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas warga serta mendukung kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

Jalan rabat yang dibangun memiliki panjang sekitar 150 meter, lebar 1,5 meter, dan ketebalan 15 sentimeter. Pekerjaan ini dilakukan untuk memperlancar aktivitas warga yang sebelumnya terkendala kondisi jalan lingkungan yang rusak.

Kepala Desa Morui Satu, Dikson, mengatakan pembangunan tersebut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah desa dalam memperkuat infrastruktur dasar.

“Pembangunan jalan rabat lingkungan ini kami sesuaikan dengan kondisi geografis desa. Harapannya, akses warga ke fasilitas umum dan kegiatan ekonomi bisa lebih lancar,” ujar Dikson, Minggu (2/11/2025).

Ia menambahkan, keberadaan jalan tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun, supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” kata Dikson.

LIHAT JUGA  Polda Sulteng Siapkan 3.739 Personel Amankan Lebaran, 92 Pos Pengamanan Disiagakan

Hasil Musyawarah Desa

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Morui Satu, Anderson, menjelaskan bahwa pembangunan jalan rabat lingkungan tersebut merupakan hasil keputusan musyawarah desa tahun 2024 yang kemudian dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2025.

“Program ini dilaksanakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang diketuai oleh Nonsen. Sebagai mitra pemerintah desa, kami dari BPD melakukan pengawasan agar pelaksanaan berjalan sesuai rencana dan ketentuan,” ujar Anderson.

Menurut Anderson, pembangunan infrastruktur seperti ini menjadi bentuk nyata pemanfaatan Dana Desa yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan warga dapat terus terjalin dalam setiap kegiatan pembangunan.

(Hasan Tura)