Panen Jagung Program Jaksa Mandiri Pangan, Kajati Sulteng Ajak Optimalkan Lahan Produktif

PARIMO, Bahanaindonesia.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, SH., MH., mengajak masyarakat dan kelompok tani mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri panen raya jagung Program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (15/6/2026).

Kegiatan panen raya itu merupakan tindak lanjut dari penanaman jagung yang dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong pada 12 Februari 2026 lalu. Program Jaksa Mandiri Pangan digagas sebagai bentuk sinergi antara Kejaksaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan.

Dalam sambutannya, Zullikar menegaskan bahwa Kejaksaan tidak hanya berperan sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab mendukung program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurut dia, Program Jaksa Mandiri Pangan merupakan bentuk kontribusi nyata Kejaksaan dalam mendukung agenda kemandirian pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Kami mengajak seluruh kelompok tani, pemerintah desa, dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan yang masih kosong agar menjadi produktif. Ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan semua pihak melalui kolaborasi yang kuat,” ujar Zullikar.

LIHAT JUGA  BNI Kembalikan Dana Nasabah KC Parigi, Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah

Ia menambahkan, ketahanan pangan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan bangsa. Karena itu, berbagai pihak perlu mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya untuk mendukung sektor pertanian.

Zullikar juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang terus mendukung pengembangan pertanian, termasuk penyediaan benih dan pendampingan kepada petani.

Sementara itu, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengatakan jagung merupakan salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat.

Menurut dia, luas panen jagung di Kabupaten Parigi Moutong saat ini mencapai sekitar 8.000 hektar dengan produksi sekitar42. 636 ton

“Kurang lebih tiga bulan yang lalu kita melakukan penanaman bersama di lokasi ini. Hari ini kita dapat menyaksikan hasilnya melalui panen raya yang menjadi bukti kerja sama seluruh pihak,” kata Erwin.

Ia menegaskan bahwa panen raya tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan hasil nyata dari kerja keras petani, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

LIHAT JUGA  Utamakan Perdamaian, Kejati Sulteng Selesaikan Dua Perkara Tanpa Persidangan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Soviana, menjelaskan bahwa lahan yang dipanen merupakan bagian dari areal seluas lima hektar yang dikelola Kelompok Tani Moringah di Desa Lobu Mandiri.

Berdasarkan hasil pengukuran lapangan yang dilakukan pada 9 Juni 2026, estimasi produksi jagung pipil kering mencapai 10 hingga 14 ton per hektar.

Menurut Soviana, capaian tersebut menunjukkan hasil yang sangat baik dan menjadi bukti keberhasilan program pendampingan serta bantuan benih jagung varietas NK 212 yang diberikan pemerintah.

“Hasil produksi yang dicapai petani sangat menggembirakan. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, Kejaksaan, dan kelompok tani mampu menghasilkan produktivitas yang tinggi,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan Program Jaksa Mandiri Pangan dapat terus berlanjut dan mendorong Parigi Moutong menjadi salah satu daerah penyangga utama komoditas jagung di Sulawesi Tengah.

Kegiatan panen raya turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, Sekda, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres, perwakilan Dandim 1306/Kota Palu, Camat, Para Kades, tokoh masyarakat, Kelompok Tani Moringah, serta sejumlah jurnalis media cetak dan elektronik.

LIHAT JUGA  Menag dan Nusron Wahid Tiba di Palu, UIN Datokarama Siap Perkuat Peran Nasional