oleh

Kerja Cepat Tuntaskan Kasus Lahan Lalove, Kejari Palu Tandai Barang Sitaan

PALU – Berdasarkan surat perintah penyitaan Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Palu, bernomor : 689/P.2.10/fd.1/04/2021 tanggal 08 April 2021, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu secara resmi telah memasang garis pengaman terhadap tanah dan bangunan yang telah disita pada perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pengadaan tanah untuk kepentingan umum oleh dinas penataan ruang dan pertanahan Kota Palu TA. 2018.

“Penyitaan tersebut adalah merupakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan penyidikan yang dilakukan sebelumnya yaitu berupa penyitaan terhadap sertifikat hak milik nomor :1603. Sehingga sebagai tindak lanjut terhadap penyitaan alas hak tersebut maka dilakukan penyitaan terhadap tanah dan bangunan sebagaimana tercantum dalam sertifikat hak milik yang dimaksud,”ungkap Kepala seksi Intelijen Kejari Palu, Greafik Loserte SH,MH.

Selanjutnya, tanah dan bangunan yang terletak di jalan anoa II pasca penyitaan tersebut akan dipergunakan sebagai barang bukti dan akan dilampirkan dalam berkas perkara korupsi yang saat ini tengah dilengkapi oleh penyidik kejaksaan negeri palu,” tandas mantan Kasi Pidsus Kejari Palopo itu.

BACA JUGA : Dugaan Kerugian Keuangan Negara Lahan Lalove Terkuak, 2,4 Milliar Dinilai Total Loss

Diketahui dalam perkara ini, negara mengalami kerugian keuangan sebesar Rp. 2.483.903.000,- sebagaimana perhitungan kerugian keuangan negara oleh kantor BPKP Perwakilan Sulteng, dimana saat ini audit tersebut telah berada di tangan penyidik kejaksaan negeri palu.

(Iwn)

News Feed