Bahanaindonesia.com – Kinerja maksimal lahir dari disiplin dan profesionalisme! Demi memperkuat efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penegakan hukum, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) menggelar Rapat Evaluasi Kinerja 2025, Selasa (18/2).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kajati Sulteng, Dr. Bambang Hariyanto, S.H., M.H., didampingi Wakajati Zullikar Tanjung, S.H., M.H., rapat tersebut menjadi momentum penting untuk meninjau pencapaian, mengidentifikasi tantangan, dan menyusun strategi perbaikan agar kejaksaan semakin optimal dalam menjalankan tugasnya.
Pekan Tertib Disiplin 2025: Fondasi Kinerja Berintegritas
Dalam arahannya, Kajati Sulteng menegaskan pentingnya kedisiplinan sebagai pilar utama profesionalisme, khususnya dalam rangka Pekan Tertib Disiplin Kejaksaan RI 2025 yang berlangsung 17–21 Februari 2025.

Empat aspek utama yang harus ditegakkan:
✔ Tertib Jam Kerja – Kehadiran tepat waktu bukan sekadar formalitas, tetapi wujud tanggung jawab terhadap tugas negara.
✔ Tertib Kehadiran – Setiap pegawai harus hadir secara fisik dan mental, siap bekerja dengan dedikasi penuh.
✔ Tertib Pakaian Dinas – Penampilan profesional mencerminkan komitmen terhadap tugas dan marwah institusi.
✔ Tertib Peralatan – Semua fasilitas kerja harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.
Evaluasi Kinerja: Menganalisis, Berbenah, dan Melangkah Maju
Setelah pengarahan, para Asisten Kejati memaparkan evaluasi di bidang masing-masing, mulai dari Pembinaan, Intelijen, Pidana Khusus, Pidana Umum, Perdata dan Tata Usaha Negara, hingga Pengawasan.
Fokus utama dalam evaluasi:
✅ Capaian dan progres program kerja
✅ Identifikasi tantangan serta strategi solutif
✅ Optimalisasi sumber daya manusia
✅ Analisis isu hukum, sosial, dan politik yang berpengaruh terhadap penegakan hukum
Diskusi interaktif bersama para Kepala Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri semakin memperkaya evaluasi dengan membahas tantangan spesifik di daerah serta strategi optimalisasi kinerja.
Pesan Wakajati: Disiplin Adalah Kunci Kejayaan
Sebagai penutup, Wakajati Sulteng memberikan arahan tegas bahwa disiplin bukan hanya kewajiban, tetapi kebutuhan untuk menjaga profesionalisme dan efektivitas kerja.
“Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk berbenah dan melangkah lebih baik. Dengan disiplin, sinergi, dan dedikasi, kita pastikan kejaksaan hadir sebagai institusi yang benar-benar melayani dan menegakkan hukum dengan integritas!” ujar Wakajati.
Dengan komitmen ini, Kejati Sulteng siap menghadirkan kejaksaan yang lebih profesional, berintegritas, dan responsif terhadap tantangan hukum yang semakin kompleks.

























