Bahanaindonesia.com – Sekolah Dasar (SD Inpres) Jono Oge, yang terletak di Desa Jono Oge, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Senin (31/1) Pagi tadi, telah melaksanakan program vaksinasi Corona Virus Disaese 2019 (Covid 19). Sebanyak kurang lebih 98 jumlah muridnya telah di vaksin saat itu.
“Kami turut mendorong kegiatan vaksin ini, agar para murid dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik. Namun, murid yang enggan di vaksin akibat tidak ada persetujuan orang tua pun masih memenuhi haknya untuk bersekolah dan mengikuti kegiatan belajar,” kata Selvie di sela kegiatan vaksin kala itu.
Dirinya hanya berharap, agar nantinya para orang tua murid dapat mengijinkan anaknya untuk di vaksin, demi kesehatan bersama dan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid 19.
“Kita berharap agar pandemic ini segera berlalu. Dan salah satu upayanya ialah melakukan vaksin,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Selvie pun turut berharap agar percepatan pembangunan gedung sekolah yang dipimpinnya itu, segera terselesaikan.
Sungguh ironi, dengan jumlah murid keseluruhan berkisar 198 anak, SD Inpres Jono Oge hanya memiliki 5 (lima) ruangan saja. Satu ruang diantara, merupakan ruang kerjanya beserta para guru yang ada, satu ruang lainnya dijadikan gudang, dan tiga ruang dijadikan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.
“Inipun hanya sebatas bangunan darurat saja yang dibangun oleh para relawan (donatur,red) pasca bencana gempa 2018 silam.
“Saya pun berinisiatif, untuk membagi dua sesi pembelajaran setiap harinya. Jam pembelajaran pagi hari teruntuk siswa kelas 1 – 3 dan jam pembelajaran siang hari untuk kelas 4 – 6,” Curhatnya, sembari menambahkan, telah kurang lebih 3 tahun lamanya mereka menjalani kondisi kegiatan belajar seperti itu, sebab hingga saat ini pembangunan sekolahnya, belum jua terselesaikan.
(Adrian Yuliansyah)
























