Polda Sulteng Gerakkan Program Poliran, Buka Akses Peluang Kerja bagi Masyarakat

PALU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) terus memperkuat kepedulian terhadap persoalan ketenagakerjaan melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Program ini menjadi salah satu upaya Polri untuk mendorong terbukanya akses informasi dan peluang kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan para pencari kerja.

Kegiatan Poliran dilaksanakan pada Kamis (22/10/2026) pagi, dipimpin Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulteng, Kombes Pol Dr. Sirajuddin Ramly, yang hadir mewakili Kapolda Sulawesi Tengah.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.30 WITA dengan kunjungan ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tengah di Jalan R.A. Kartini Nomor 98, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur.

Selanjutnya, rombongan melaksanakan tatap muka dan sosialisasi program Poliran bersama masyarakat di Kantor Kelurahan Talise Valangguni, Jalan Dayodara, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan personel Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Sulteng, pejabat Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah, Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsekta Mantikulore, Lurah Talise Valangguni, serta masyarakat setempat.

LIHAT JUGA  Kapolri Ajak Jamaah Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri Jaga Kerendahan Hati dan Perkuat Akhlak

Dalam sosialisasi tersebut, program Poliran diperkenalkan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan sosial, khususnya pengangguran. Pelaksanaannya mengedepankan koordinasi dan kolaborasi dengan instansi ketenagakerjaan serta pemerintah setempat untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi mengenai kesempatan kerja dan pembinaan keterampilan.

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin, menjelaskan bahwa Poliran memiliki peran strategis dalam memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, terutama generasi muda dan kelompok usia produktif yang membutuhkan akses terhadap peluang kerja.

“Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) merupakan salah satu program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Melalui program ini, Polri tidak hanya hadir untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berkolaborasi aktif dengan instansi terkait guna memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan sosial, salah satunya melalui upaya mendukung penyerapan tenaga kerja dan pembinaan keterampilan,” ujar Achmad Muhaimin.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi ketenagakerjaan, dan pemerintah kelurahan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Melalui komunikasi dan koordinasi berkelanjutan, kebutuhan masyarakat di bidang ketenagakerjaan diharapkan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu memperluas akses informasi kerja serta mendorong peningkatan kompetensi para pencari kerja.

LIHAT JUGA  Jelajah Poso, Bhayangkara Overland 2026 Bawa Misi Sosial

Polda Sulteng berharap program Poliran dapat memperkuat kerja sama lintas instansi dalam mendukung perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, Polri diharapkan tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung upaya bersama mengatasi persoalan pengangguran serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Palu dan Sulawesi Tengah.