oleh

Pimpin Rapat Forkompimda yang Terakhir, Gubernur Sulteng Berpesan Begini

PALU – Diakhir masa jabatan satu bulan lagi, Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, M.Si didampingi Wakil Gubernur Dr. Rusli Dg. Palabbi, SH, MH, memimpin rapat Forkopimda bersama OPD Teknis, Manager PLN, Pertamina, Bulog dan BPOM, yang diperluas untuk pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri 1442 H dan Penanggulangan Covid-19, di Pogombo, (4/5/2021).

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola mengatakan, bahwa rapat Forkopimda ini, untuk tindak lanjut dan memastikan pelaksanaan hasil Rapat Menteri dalam Negeri dan Para Gubernur, Bupati dan Walikota tentang Pelaksanaan Pengamanan Perayaan Idul Fitri 1442 H dan Penanggulangan penularan Covid -19 di Sulawesi Tengah.

Adapun agenda rapat Forkopimda yang diperluas adalah sebagai berikut :

  1. Penanganan Pandemi Covid-19 menjelang Idul Fitri 1442 H.
  2. Distribusi tentang Ketersediaan sembako untuk kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri 1442 H.
  3. Pasokan listrik dan bahan bakar Minyak dan Gas menjelang Idul Fitri 1442 H.
  4. Protokol Kesehatan dalam berbagai aktifitas masyarakat dalam beribadah maupun dalam aktifitas sosial lainnya.

Dalam penanganan Protokol Kesehatan dalam rangka penanggulangan penularan Covid -19, Pemerintah Daerah harus melaksanakan seluruh kebijakan Pemerintah, Melarang untuk tidak melakukan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H, dimulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021.

Dan memastikan Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor : 550/369/DISHUB, tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 19, tanggal 30 April 2021.

Selanjutnya Gubernur mengeluarkan SE 440/370.4/Ro.Adpim, tentang pembatasan kegiatan berpergian ke luar daerah dan/atau Cuti bagi ASN dalam masa pandemi Corona Virus Disease 2019.

Gubernur Sulteng mengharapkan, seluruh OPD Pemda dan Instansi vertikal agar patuh dan tunduk terhadap SE tersebut untuk tidak melakukan Mudik Lebaran. Ia juga menegaskan agar ASN yang berani melanggar agar diberikan sangsi tegas dan meminta agar pembentukan Pos Terpadu bisa berjalan baik.

“Kalau ada ASN yang Mudik agar diberikan sangsi tegas,” ujarnya

Selanjutnya Gubernur mengharapkan, kepada Kanwil Agama dapat memberikan sosialisasi terhadap SE Menteri Agama terkait pelaksanaan beribadah Perayaan Idul Fitri 1442 H. Termasuk untuk tidak melaksanakan Takbiran Keliling dan juga tidak melaksanakan Open House dan Halal Bi halal agar dilaksanakan dalam lingkungan keluarga saja dalam rangka pengendalian Covid-19.

Untuk ketersediaan distribusi Sembako, BBM dan GAS dan Kondisi PLN, mantan Bupati Parimo dua periode ini mengatakan bahwa stok bahan sembako sangat memadai selama 3 bulan kedepan.

“Untuk kenaikan harga sembako sampai saat ini belum ada, Pun untuk BBM dan Gas, demikian juga kondisi suplay PLN dan kondisi sangat mantap,” ungkapnya.

Gubernur juga menekankan dengan kondisi yang terjadi, terkait dengan peningkatan Covid, peran semua pihak diharapkan dan meminta supaya semua ketentuan dapat dijalankan dengan baik.

Diakhir pertemuan, Gubernur Longky Dajanggola menyampaikan kata “Pamit” kepada seluruh Unsur Forkopimda. “Untuk rapat seperti ini, mungki ini yang terakhir, karena masa jabatan kami sebagai Gubernur bulan depan sudah habis, dan saya sangat berterimakasih atas dukungan Forkopimda selama ini, dan kalau ada hal kurang berkenan selama ini dalam pelaksanaan tugas kami, mohon di maafkan,” tutup Gubernur.

(Sumber : Biro Adm. Pimpinan)

News Feed