oleh

Semakin Meroket, Gubernur Sulteng dan Kaltim Jalin MoU, Baca Yuk…

Bahanaindonesia.com, – KALTIM – Tidak bisa dipungkiri sejak dilantik menjadi Gubernur baru Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada pertengahan tahun 2021, H. Rusdy Mastura, terus berkerja keras melakukan pemulihan Sulteng dalam segala sektor bidang pasca dilanda bencana gempa, tsunami dan likuefaksi 2018 lalu.

Kali ini, bung Cudy ( Rusdy Mastura ) sapaan akrabnya, melakukan penandatanganan 8 (Delapan) bidang kerjasama(MoU) dengan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Dr. Ir. Irsan Noor, di Kota Samarinda Kaltim, Kamis 9 September 2021.

Adapun ruang lingkup MOU yang ditandatangani kedua pimpinan wilayah itu, yani bidang perdagangan, Pangan, Tanaman pangan dan Holtikultura, Peternakan dan Kesehatan hewan.

Kemudian, bidang Perkebunan, Perhubungan, Parawisata, Perindustrian, Kelautan dan Perikanan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kaltim mengatakan, bahwa kerjasama antara kedua Propinsi (Kaltim dan Sulteng) merupakan kerja sama yang sangat strategis.

Propinsi Sulteng kata Irsan Noor, memiliki banyak potensi, seperti batu pecah, Pertanian, Holtikultura dan buah – buahan segar.

Menurutnya, melihat potensi yang begitu besar yang dimiliki provinsi Sulteng merupakan kebutuhan strategis dalam pengembangan dan pembangunan Kalimantan Timur khususnya untuk memenuhi seluruh kebutuhan dalam rangka pembangunan Ibu Kota Negara baru.

“Untuk batu pecah saja, Kalimantan Timur membutuhkan 30 Juta Ton dalam rangka pembangunan Infrastruktur Persiapan Ibu Kota Baru,” ujar Gubernur Kaltim, Irsan Noor dalam sambutannya, di Samarinda.

Sementara itu, Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura sangat bersyukur atas terwujudnya pelaksanaan penandatanganan MOU dengan Pemerintah Kaltim.

Ia mengatakan, Propinsi Sulteng merupakan Daerah yang memiliki Potensi yang sangat besar, seperti potensi Tambang, Pertanian dan Perkebunan.

Sehingga kata dia, tentunya Sulteng sangat siap untuk menjadi daerah penyanggah untuk memenuhi kebutuhan Daerah Kaltim yang dipersiapkan menjadi Ibu Kota Negara yang baru Republik Indonesia.

Bung Cudy juga menyampaikan, saat ini Pemprov Sulteng melalui Visi dan Misinya terus mendorong peningkatan Produksitifitas Pertanian. Seperti, Padi dan Holtikultura, Buah -Buahan dan Peternakan.

Sehingga diharapkan pasar terbesarnya adalah Kaltim yang sudah ditetapkan menjadi Ibu Kota Negara Baru.

Selain itu ungkapnya, Sulteng juga memiliki potensi besar dibidang tambang batu pecah.

“Pastinya Sulteng bisa memenuhi seluruh kebutuhan untuk pembangunan di Kalimantan Timur,” pungkasnya.

Dalam pertemuan, Gubernur Sulteng didampingi tim ahli Gubernur, Dr. Yunan Lampasio, M.Si, Andika, Ronny Tanusaputra, Plt. Kepala Bappeda, Dr. Suandi, Kepala biro Pemerintahan dan Otda, Drs. Arfan, M,Si, Plt. Karo Adm Pimpinan Edy Lesnusa.

Gubernur Rusdy Mastura berharap agar OPD Tehnis dan dunia usaha di Sulteng dapat menindaklanjuti MOU ini menjadi kerjasama sesuai dengan bidang usaha dan sesuai tugas dan fungsi masing -masing OPD Pemerintah Daerah.

Ia juga meminta kiranya kedepan, agar kerja sama regional Pulau Sulawesi dan Pulau Kalimantan terus ditingkatkan.

(Biro Administrasi Pimpinan)

News Feed