Hadiri Rakornas Kepala Daerah, Gubernur Sulteng Paparkan Capain 2022

Jokowi : Tolong bupati, wali kota, gubernur, sering-sering masuk pasar.

Bahanaindonesia.com – Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura bersama unsur Forkopimda provinsi Sulawesi Tengah mengikuti Rakornas Kepala Daerah dan Unsur Forkopimda Tahun 2023, bertempat di Sentul Bogor, 17 Januari 2023.

Dalam pertemuan itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan para kepala daerah untuk sering blusukan guna mengecek data dan fakta di masyarakat. Dia tak ingin kepala daerah keliru membuat kebijakan.
Jokowi mewanti-wanti kepala daerah tentang bawahan yang hanya melaporkan hal baik.

“Tolong bupati, wali kota, gubernur, sering-sering masuk pasar. Jangan sampai, sudah enggak musim lagi sekarang ini yang namanya bawahan ABS (asal bapak senang),” kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 di Bogor.

Jokowi mengaku tak suka jika ada bawahan yang hanya melapor keadaan baik saja. Dia lebih suka mengecek langsung keadaan di masyarakat.

Dia berpesan kepada kepala daerah untuk sering mengecek laporan Badan Pusat Statistik (BPS). Jokowi pun memerintahkan BPS untuk selalu memasok data kepada para kepala daerah.

“Jadi BPS di daerah informasikan angka-angka yang apa adanya kepada kepala daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengumpulkan sekitar 4.545 orang pejabat. Jumlah itu termasuk 38 gubernur dan penjabat gubernur dan 514 bupati/wali kota.

Jokowi memberi sejumlah arahan untuk menyambut tahun 2023. Dia berharap Pemerintah daerah bekerja keras untuk memulihkan perekonomian pascapandemi.

Dia juga meminta kepala daerah menjaga stabilitas politik dan keamanan. Menurut Jokowi, hal itu menjadi kunci pemulihan Indonesia menjelang Pemilu Serentak 2024.


Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, menyampaikan, bahwa arahan Presiden RI sudah berjalan baik di Sulteng, karena penanganan Inflasi terkelola dengan baik dan mendapat pujian dari Pemerintah Pusat demikian juga Penanganan Covid -19 di Sulteng sangat baik.

Dan selanjutnya kata Gubernur Sulteng, banyak capaian keberhasilan yang dicapai Tahun 2022 Antara lain :
1)meningkatnya pad dari 900 miliar rupiah menjadi 1,5 triliun rupiah, dan ditargetkan tahun ini mencapai 1,7 triliun rupiah sampai 2 Triliun.
2)meningkatnya predikat sakip dari B menjadi BB;
3)pertumbuhan pembangunan sebesar 19,13% secara year to year;
4)IPM mencapai 70,28 atau masuk kategori tinggi;
5)tingkat investasi sulawesi tengah menduduki nomor 2 terbesar di indonesia, senilai lebih 76. Triliun TW III dan Bisa Mencapai  100 triliun rupiah;
6)Peringkat 9 nasional penyumbang surplus beras nasional sebanyak 86.710 ton
7)tingkat kemiskinan dan pengangguran yang berhasil diturunkan sampai 1 %
8)penghargaan daerah pengendali inflasi terbaik nasional, masing-masing dari kementerian koordinator bidang perekonomian RI dan Bank Indonesia.

(Sumber : Biro Administrasi Pimpinan)