SIGI – Upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik terus dilakukan melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Guru Agama Kristen tingkat SMP se-Kabupaten Sigi.
Kegiatan tersebut digelar di SMPN 09 Sigi, Desa Pakuli Utara, Jumat (7/8/2026), dan diikuti perwakilan guru Agama Kristen dari 32 SMP Negeri se-Kabupaten Sigi, di luar SMP Negeri Satu Atap (Satap) dan SMP Swasta.
Mewakili Kepala SMPN 09 Sigi, H. Syamsudin A. Samad, S.Pd., M.M., Siti Maimun, S.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir.
“Kami menyambut hangat kehadiran para guru Agama Kristen dari 32 SMP Negeri se-Kabupaten Sigi. Kegiatan ini menjadi ruang untuk meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus mempererat silaturahmi antarpendidik Agama Kristen,” ujar Siti Maimun.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Kepala SMPN 09 Sigi yang tidak dapat membuka kegiatan secara langsung karena sedang menjalankan tugas dinas mendampingi kontingen dalam kegiatan Jambore Nasional di Cibubur.
Turut hadir mewakili Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sigi, Serci, S.Th.

Dalam arahannya, Serci menekankan pentingnya MGMP sebagai wadah strategis bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pemantapan kurikulum, serta penguatan karakter peserta didik.
Ia juga menyampaikan apresiasi Bimas Kristen Kemenag Sigi terhadap dedikasi para guru Agama Kristen yang terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di Kabupaten Sigi.
“Bimas Kristen Kemenag Sigi akan selalu siap mendampingi, mendukung, dan memfasilitasi berbagai program penguatan kapasitas pendidik agar selaras dengan kebijakan pendidikan nasional maupun daerah,” kata Serci.
Selain peningkatan kompetensi, Serci mengingatkan para guru agar terus memperkuat profesionalisme serta menjaga keharmonisan antarumat beragama di lingkungan sekolah.
Para pendidik juga didorong untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi digital sehingga mampu menciptakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
“Melalui wadah MGMP ini, kami berharap lahir ide-ide kreatif dan inovasi pembelajaran baru yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan akademis siswa, tetapi juga membentuk generasi muda Sigi yang berakhlak mulia, toleran, dan memiliki ketahanan moral yang kuat di era digital,” tegasnya.
Kegiatan MGMP tersebut diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi para guru sekaligus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Agama Kristen di tingkat SMP se-Kabupaten Sigi.
(Hasan Tura)
























