Mengabdi Sejak 2022, Fithrah Kini Diganjar Jabatan Strategis di Kejagung

Bahanaindonesia.com – Salah satu jaksa paling dikenal di jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Fithrah, S.H., M.H., resmi naik ke level nasional. Ia dipromosikan ke Kejaksaan Agung setelah lebih dari tiga tahun mengabdi sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sulteng.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 352 dan 353 Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia, yang ditandatangani pada Jumat, 4 Juli 2025.

Selama menjabat sejak Maret 2022 hingga Juli 2025, Fithrah dikenal sebagai jaksa yang supel, tegas, dan aktif dalam berbagai kegiatan. Ia juga merupakan Ketua Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) Kejati Sulteng dan rutin memimpin panitia kurban setiap Iduladha.

Di mata para kolega, Fithrah bukan hanya profesional, tapi juga humanis. Ia aktif mendampingi Kepala Kejati dan Wakajati dalam berbagai expose perkara, khususnya yang melibatkan pendekatan Restorative Justice. Komitmennya terhadap keadilan yang berorientasi pada pemulihan sosial menjadi nilai lebih yang membuatnya dikenal luas, bahkan di luar lingkup kejaksaan.

LIHAT JUGA  Polda Sulteng Gelar Panen Jagung Serentak, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Menariknya, Fithrah juga dikenal sebagai pelatih bela diri karate bagi anak-anak para jaksa dan masyarakat di sekitar lingkungan kantor Kejati Sulteng. Setiap akhir pekan, ia bersama rekan-rekannya melatih generasi muda dengan disiplin dan semangat.

Pria kelahiran Aceh ini memiliki jejak karier panjang. Sebelum ke Sulteng, ia pernah menjabat sebagai Koordinator Kejati Bali, kemudian Kajari Aceh Tenggara, dan Kajari Kabupaten Lahat di Sumatera Selatan.

Kini, dengan promosi ke Kejaksaan Agung RI, Fithrah dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat nasional. Rekan-rekannya di Sulteng menyebut, mutasi ini adalah pengakuan atas dedikasi dan konsistensi seorang jaksa teladan.

“Semoga Pak Fithrah sukses di tempat yang baru, dan kelak kembali ke Sulteng dengan jabatan yang lebih tinggi kedepan, misalnya Wakajati atau bahkan Kajati,” ujar Ikbal Borman salah satu sahabatnya di kota Palu Sulteng, (7/7/22025).

Fithrah, S.H., M.H., dipromosikan sebagai Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung. Ia digantikan oleh Andarias D, S.H., M.H., mantan Kajari Sawahlunto.

LIHAT JUGA  Takdir Mencuri Perhatian Kajati di Hari Pelantikan Eselon III

Mutasi besar-besaran ini sendiri merupakan bagian dari penyegaran organisasi Adhyaksa di seluruh Indonesia. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menetapkan ratusan nama dalam SK mutasi tersebut, termasuk sejumlah posisi strategis lainnya di Kejaksaan Agung dan daerah.