Kajati Sulteng Lantik Pejabat Baru 2022, Simak Infonya

Bahanaindonesia.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kajati Sulteng), Jacob Hendrik Pattipeilohy SH MH baru saja melantik dan pengambilan sumpah para pejabat eselon III dan IV dilingkungan Kejati Sulteng dan para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se Sulawesi Tengah, Senin 7 Maret 2022 di Aula Kejati Sulteng.

Berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor Kep-IV-171/C/02/2022 tanggal 18 Februari 2022 tentang Pemindahan, Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI.

Berikut daftar Nama pejabat yang dilantik dan diambil Sumpahnya

Raden Wisnu Bagus Wicaksono, SH. M. hum dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Banggai. Sebelumnya menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ia menggantikan Dr. Masnur, SH., M.Hum., MH. yang beralih tugas menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng ditempati, M.Sunarto, SH., MH. yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda bidang Intelijen Kejaksaan Agung. Ia menggantikan Firdaus, SH, MH yang menempati jabatan baru sebagai Wakajati Jawa Timur.

Kemudian, Asisten Pembinaan Kejati Sulteng ditempati Yohanes Avilla Agus Awanto Putra, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Blora. Ia menggantikan Hadi Sulanto, SH, MH yang dimutasi sebagai Kajari Sukoharjo.

Asisten Intelijen Kejati Sulteng, ditempati Ari Bintang Prakosa Sejati, SH., MH.Li. Sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Klaten. Ia menggantikan Rachmat Supriady SH., MH. yg dimutasi menjadi Kasubdit Pengamanan Pembangunan Infrastruktur Pada Dir D Jaksa Agung Muda Intelijen.

LIHAT JUGA  16 Hari Diaudit BPK, Kapolda Sulteng Tegaskan Komitmen Pertahankan Opini WTP

Selanjutnya, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Sulteng diisi oleh Fithrah, SH., MH. sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Lahat. Ia menggantikan Izamzan, SH. yang menjabat Inspektur Muda I pada Inspektorat Keuangan Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI.

Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejati Sulteng dijabat oleh Hartadhi Christianto, SH, MH. yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Banjar di Martapura. Ia menggantikan Ferizal, SH, MH yang dipromosikan sebagai Kajari Bukit Tinggi.

Asisten pengawas pada Kejati Sulteng, dijabat oleh Sudarso, SH, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Purworejo. Ia menggantikan Teuku Muzafar, SH, MH yang dimutasi sebagai Inspektur muda III pada Inspektorat keuangan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung RI.

Kepala Kejaksaan Negeri Toli-Toli dijabat Albertinus P. Napitupulu, SH, MH yang sebelumnya menjabat Kabag TU Kejati Sulteng. Ia menggantikan Deddy Koerniawan, SH, MH yang dimutasi menjadi Kajari Lampung Tengah di Gunung Sugih.

Koordinator pada Kejati Sulteng Banu Laksamana, SH, LLm sebelumnya menjabat Kasubid Pemulihan Aset Indonesia di Luar Negeri, ia menggantikan Bambang Supriyanto, SH., MH, yang dipromosikan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud.

Koordinator pada Kejati Sulteng Dr. Rizky Fachrurrozi, SH, MH yang sebelumnya menjabat Kasi Pengamanan Pembangunan infrastruktur ilmu pengetahuan dan teknologi pada Subdit pengamanan pembangunan infrastruktur ilmu pengetahuan dan teknologi Direktorat pengamanan pembangunan strategis Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI menggantikan Adi Fakhruddin, SH, MH. yang dimutasi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tapin.

LIHAT JUGA  PWI Sulteng Delegasikan Dua Pengurus Ikuti Retret Kebangsaan PWI–Kemenhan

Koordinator pada Kejati Sulteng Jendra Firdaus yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Penkum Asisten bidang Intelejen Kejati Kepulauan Riau di Tanjung Pinang menggantikan Muhammad Akbar Yahya yang dipromosikan menjadi Kajari Bantaeng.

Kepala Kejati Sulteng, Jacob Hendrik Pattipeilohy dalam sambutannya menegaskan, agar para pejabat baru dilantik untuk membangun Kejaksaan sebagaimana yang diharapkan.

Selain itu Jacob Hendrik menekankan beberapa arahan yang segera dilaksanakan diantaranya :

  1. Segera identifikasi, pelajari, kuasai dan selesaikan berbagai persoalan yang dihadapi di tempat tugas yang baru, gunakan akselerasi dan akurasi dalam pelaksanaan tugas.
  2. Ciptakan suasana kerja yang produktif, inovatif, transparan, akuntabel dan tumbuhkan etos kerja yang berorientasi pelayanan kepada masyarakat.
  3. Wujudkan proses penegakan hukum yang berkeadilan, profesional dan bermartabat yang didasarkan hati nurani dan integritas luhur sebagai landasan pijak sehingga dapat memberikan keadilan substantif yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
  4. Jaga integritas, jauhi segala penyimpangan dan perbuatan tercela dalam pelaksanaan tugas.
  5. Tunjukan Kejaksaan hadir untuk melindungi masyarakat dengan mengendalikan segala potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan dalam pelaksanaan tugas.
  6. Optimalkan fungsi intelijen guna melaksanakan dan mengamankan 10 kebijakan penegakan hukum yang telah digariskan secara tepat dan paripurna.
  7. Kawal dan laksanakan kebijakan penerapan restorative justice yang berdasarkan kearifan-kearifan lokal sehingga terbentuk iklim yang harmonis dan saling melengapi antara hukum nasional dan hukum adat.
  8. Berperan aktif dalam mensukseskan agenda pembangunan nasional dan pemulihan ekonomi nasional.
  9. Tingkatkan kualitas penanganan perkara tindak pidana khusus yang dibarengi dengan langkah-langkah preventif dan represif sehingga kerugian keuangan negara yang diakibatkan ketidakpahaman tata Kelola keuangan.
LIHAT JUGA  Polda Sulteng Siap Gelar Operasi Ketupat Tinombala 2026 Jelang Idul Fitri

“Hal ini penting karena hukum hadir bukan hanya untuk melakukan penindakan namun juga memberikan edukasi agar orang tidak melakukan perbuatan melawan hukum,” pesan Jacob Hendrik dalam arahannya.

Ia pun menekan kepada para pejabat adhyksa yang dilantik menindaklanjuti dan mengemban apa yang telah diarahkannya.

“Saya berharap kepada saudara-saudara yang baru dilantik mampu menindaklanjuti arahan ini sehingga dapat menghadirkan kejaksaan sebagai lembaga yang dapat dipercaya dan mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat bekerja. Saya berharap saudara-saudara mampu menjalankan perintah tersebut dengan sebaik-baiknya, profesional dan berintegritas, sehingga dapat menjaga marwah Kejaksaan di tengah masyarakat,” tekan Kajati Sulteng yang dikenal supel dan tegas itu.

Mengakhiri amanatnya, Jacob Hendrik juga mengucapkan selamat kepada para istri pejabat yang telah dilantik. Dan ucapan apresiasi dan Terimakasih kepada para pejabat lama dan istrinya atas pengabdian bertugas di Kejati Sulteng.

Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Eselon III di Lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan swab antigen.

(BMA kejati Sulteng)