oleh

Jurnalis Pasien Covid-19 “Terimakasih Pak Kajati Sulteng

PALU – Meskipun dilanda keresahan dan kegundahan, ternyata mendapatkan rasa peduli (perhatian) sahabat, kerabat dan orang lain adalah salah satu obat mujarab bagi seseorang yang mengalami ujian hidup dimasa pandemi ini.

Hal inilah dirasakan oleh Nur Saleha ( 24 thn) yang aktif sebagai jurnalis media Tribun Palu, ketika dilanda batuk, demam panas naik turun dan rasa sesak membuatnya lemah dan dinyatakan resmi terkonfirmasi positif Covid-19, pada 25 Agustus 2021.

Ia pun harus mendapat perawatan intensif dalam isolasi mandiri (Isoman) pada 28 Agustus 2021 di Balai pelatihan kesehatan (Bapelkes) di jl Moh yamin, Kota Palu Sulteng.

Namun berkat perhatian sahabat dari rumah jurnalis, keluarga dan teristimewa pimpinan Kejati Sulteng, Jacob Hendrik Pattypeloy, SH MH, menciptakan semangat baru bagi Nur Soleha sebagai pasien Covid-19 dalam menjalani proses perawatan dan penyembuhan.

Berikut Kutipan Chat Whatsap Nur Soleha kepada Redaksi media bahanaindonesia.com

“Alhamdulilah, dengan adanya bantuan dari pihak kejati sulteng itu sangat membantu sekali, terlebih dalam proses agar segera sembuh dari Covid-19,” ucap Nur dalam chat whatsapnya, Kamis 2 September 2021.

“Saat ini saya melakukan isolasi di bapelkes, tentunya tidak bisa melakukan pekerjaan seperti biasanya. Namun, dengan adanya bantuan dan support juga dari rekan-rekan jurnalis lainnya, saya merasa bahwa saat terpapar Covid-19 itu, bukanlah aib yang harus disembunyikan dan bukan juga sesuatu hal yang dijauhi.

“Dan juga sekarang ini terbukti masih banyak orang-orang baik yang saling membantu disaat pandemi sekarang ini. Mulai dari saling menjaga, memberi, dan selalu mendukung antara satu dengan lainnya.

Baca Juga : Kajati Sulteng, Peduli Banget, Berikut Infonya

“Sekali lagi, terimakasih banyak untuk bapak Kajati Sulteng dan teman-teman jurnalis di Kota Palu, Posko Roa Jaga Roa, Rumah Jurnalis, dan para Nakes, tandas Nur Soleha dalam chatnya.

(Iwn)

News Feed