Dian Herdiman Resmi Pimpin Kejari Parimo, Ini Rekam Jejak Kariernya

PALU, Bahanaindonesia.com – Dian Herdiman SH.,MH., resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong usai dilantik oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Selasa (5/5/2026).

Usai pelantikan, Dian Herdiman memperkenalkan diri dalam acara ramah tamah yang berlangsung sederhana dan khidmat. Ia hadir didampingi sang istri serta menyampaikan perjalanan kariernya di Korps Adhyaksa.

Pria kelahiran Ciamis, Jawa Barat itu memulai karier di Kejaksaan pada 1999 dan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPJ) pada 2005. Penugasan awalnya dimulai di wilayah Sumatra, kemudian berlanjut ke Banten dan Tangerang.

Selanjutnya, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) di Riau dan Jambi. Kariernya terus berkembang dengan penugasan di Balikpapan serta mengikuti pendidikan di Badan Diklat Kejaksaan.

Setelah itu, Dian dipromosikan sebagai Koordinator di Gorontalo sebelum akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai Kajari Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, ia berharap dukungan dari seluruh pihak dalam menjalankan tugasnya. “Mohon dukungan agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” ujarnya.

LIHAT JUGA  Coffee Night Asintel Baru: Hangatkan Silaturahmi dengan Insan Pers

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, SH , MH., melantik dan mengambil sumpah jabatan dua pejabat eselon III di lingkungan Kejati Sulteng.

Selain Dian Herdiman, turut dilantik Benny Siswanto sebagai Asisten Pembinaan Kejati Sulteng menggantikan Fitri Zufahmi yang mendapat promosi sebagai Kajari Mamuju.

Sementara itu, Dian Herdiman menggantikan Purnama yang dipromosikan menjadi Kajari Sragen, Jawa Tengah.

Kegiatan pelantikan, serah terima jabatan dan ramah tamah tersebut dihadiri Wakil Kepala Kejati Sulawesi Tengah, para asisten, serta para Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua IAD dan pengurus di wilayah Sulawesi Tengah.

Acara dirangkaikan dengan perkenalan pejabat baru serta penyampaian kesan dan pesan dari pejabat lama, yakni Asisten Pembinaan dan mantan Kajari Parigi Moutong.