JAKARTA, Bahanaindonesia.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali melakukan rotasi dan mutasi terhadap 17 pejabat struktural Kejaksaan di sejumlah wilayah di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja institusi Korps Adhyaksa.
Mutasi dan rotasi itu tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-518/C/05/2026 tertanggal 20 Mei 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna membenarkan adanya rotasi tersebut. Menurutnya, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan penyegaran di lingkungan Kejaksaan.

Berikut daftar pejabat Kejaksaan yang dimutasi:
Agustinus Octavianus Mangotan dari Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
Farid Gunawan dari Kepala Subdirektorat III.B pada Direktorat III Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi.
Efendri Eka Saputra dari Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat menjadi Kepala Subdirektorat III.B pada Direktorat III Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung.
Agustinus Hanung Widyatmaka dari Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi menjadi Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.
Tumpal Eben Ezer dari Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi.
Mico Wiranto Wave Sitohang dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen.
Romi Johanes dari Pemeriksa Perdata dan Tata Usaha Negara pada Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.
Frendra dari Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo.
Andi Mujahidah Amal dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja.
Reza Hidayat dari Kepala Seksi Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi pada Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Mohammad Nursaitias dari Kepala Kejaksaan Negeri Alor menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. Subhan Gunawan dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Alor.
Singgih Kurniawan dari Pemeriksa Keuangan Teknis pada Inspektorat Muda Keuangan II Inspektorat Keuangan III Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.
Dadi Wahyudi dari Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu.
Muhammad Junaidi dari Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara.
Syahron Hasibuan dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil.
Abu Nawas dari Kepala Seksi Tata Usaha Negara pada Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

























