PWI Sulteng Delegasikan Dua Pengurus Ikuti Retret Kebangsaan PWI–Kemenhan

PALU, Bahanaindonesia.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendelegasikan dua pengurus untuk mengikuti Retret Orientasi Kebangsaan PWI bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI yang digelar di Jakarta.

Dua pengurus yang ditunjuk tersebut masing-masing Murtalib, Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Sulteng, dan Sahrul, Ketua PWI Peduli Sulteng. Penunjukan ini merujuk pada surat resmi PWI Pusat yang menetapkan kuota dua peserta dari setiap provinsi.

Ketua PWI Sulteng, Tri Putra Toana, mengatakan penetapan peserta telah melalui tahapan asesmen serta pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan panitia pusat.

“Setelah dilakukan asesmen dan pemeriksaan kesehatan, kedua pengurus PWI Sulteng dinyatakan layak dan direkomendasikan untuk mengikuti kegiatan retret kebangsaan tersebut,” ujar Tri Putra Toana, didampingi Sekretaris PWI Sulteng, Temu Sutrisno. Rabu (28/1/2026).

Tri Putra Toana yang akrab disapa Ongki berharap keikutsertaan pengurus PWI Sulteng dalam forum nasional tersebut dapat membawa citra positif organisasi serta memperkuat peran wartawan daerah dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Kami berharap peserta dari PWI Sulteng dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan membawa semangat kebangsaan serta profesionalisme pers daerah di tingkat nasional,” katanya.

LIHAT JUGA  Sekdes Tamainusi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR Tambang, Negara Rugi Rp9,6 Miliar

Sementara itu, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kolonel Arief Nursaid selaku Person In Charge (PIC) Retret PWI–Kemenhan, pembagian kelengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) bagi peserta akan dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 04.00 WIB di Kantor PWI Pusat, Jakarta.

Perlengkapan yang dibagikan meliputi PDL Komcad, kaos dalam, sepatu laras, dan topi, yang wajib langsung dikenakan peserta sebelum diberangkatkan menuju lokasi pendidikan dan pelatihan Kemenhan.

Retret yang semula dijadwalkan berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang dipindahkan ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan di Bogor, dengan mempertimbangkan aspek teknis dan kesiapan pelaksanaan kegiatan.

Dalam surat pemberitahuan resmi yang ditandatangani Johnny Hardjojo, Ketua Departemen Hankam, TNI, dan Polri PWI Pusat, ditegaskan bahwa pengambilan perlengkapan retret wajib disertai surat keterangan kesehatan.

Peserta yang telah mengambil perlengkapan namun berhalangan mengikuti kegiatan diwajibkan mengembalikan seluruh perlengkapan, dengan sanksi tegas bagi yang tidak mematuhi ketentuan tersebut.

Retret Orientasi Kebangsaan PWI–Kemenhan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta sinergi antara insan pers dan institusi pertahanan negara.

LIHAT JUGA  Nenek 70 Tahun Hilang di Perkebunan Sigi, Tim SAR Palu Lakukan Pencarian Intensif