Pria Mengamuk dan Rusak Sejumlah Kendaraan serta Rumah di Desa Tuva Sigi, Polisi Amankan Lokasi

SIGI, Bahana Indonesia.com – Seorang pria berinisial LG (30) diduga mengamuk dan merusak sejumlah kendaraan serta rumah warga di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (25/6/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.

Peristiwa tersebut sempat membuat warga panik karena pelaku membawa senjata tajam jenis parang dan melakukan perusakan di beberapa lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden bermula saat LG pulang dari arah kebun dan berpapasan dengan seorang warga berinisial RN (65). Saat itu, LG diduga berteriak dan kemudian merusak sepeda motor milik RN menggunakan parang.

Merasa terancam, RN memilih meninggalkan kendaraannya dan menyelamatkan diri.
Setelah itu, LG turun ke kawasan permukiman dan kembali melakukan perusakan terhadap sejumlah aset milik warga. Aksi tersebut memicu kepanikan masyarakat setempat.

Dari pendataan sementara, kerusakan yang terjadi meliputi dua unit mobil pribadi, tiga rumah warga, dan empat unit sepeda motor.

Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, kepala dusun bersama sejumlah warga berupaya menenangkan dan menghentikan tindakan LG. Namun, upaya tersebut disebut mendapat perlawanan dari yang bersangkutan.

LIHAT JUGA  Pasca Gempa, ‎Aktifitas Warga Lembahtongoa Berangsur Normal Meski Distribusi Bantuan Masih Berlangsung

Dalam proses pengamanan itu, terjadi peristiwa yang menyebabkan LG mengalami luka di bagian punggung serta kedua telapak tangan. Warga kemudian berhasil melumpuhkan pria tersebut.

Tak lama kemudian, personel kepolisian dari Polres Sigi tiba di lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi LG untuk mendapatkan penanganan medis.

LG selanjutnya dibawa ke Puskesmas Pandere karena mengalami luka yang cukup serius. Hingga kini, motif aksi perusakan tersebut masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kejadian serta memastikan kronologi secara lengkap.

Sementara itu, situasi di Desa Tuva dilaporkan telah berangsur kondusif dan berada dalam pengawasan aparat kepolisian