Disambut Hangat di Palu, Kajati Sulteng Nuzul Rahmat Kenang Masa Kecil di Kamonji

Palu, Bahanaindonesia.com – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti acara ramah tamah penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah yang baru, Nuzul Rahmat, SH, MH, yang digelar di Hotel Santika Palu, Kamis malam (17/7/2025). Acara ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bentuk penghormatan dan sambutan resmi atas kehadiran pejabat tinggi Adhyaksa di Bumi Tadulako.

Dalam sambutannya, Nuzul Rahmat mengaku terharu bisa bertugas di Kota Palu. Ia mengenang masa kecilnya yang dihabiskan di Kelurahan Kamonji, Palu Barat, termasuk mengenyam pendidikan dasar di sana.

“Kota ini punya tempat khusus di hati saya. Dulu saya sekolah dan tinggal di Kamonji Palu barat, banyak kenangan masa kecil yang masih teringat, insya Allah saya akan mencari teman-teman lama,” ucapnya dengan penuh haru.

N. Rahmat juga menceritakan perjalanan panjangnya selama lebih dari tiga dekade di Korps Adhyaksa, di mana ia selalu ditugaskan di wilayah pinggiran, mulai dari Sumatera, Kepulauan Riau, Kalimantan, hingga Papua dan Nusa Tenggara Timur.

LIHAT JUGA  Polda Sulteng Matangkan Pengamanan Haul Guru Tua ke-58, 75 Ribu Jamaah Diperkirakan Hadir

“Dari Kalimantan Utara saya terbang subuh, tiba pagi di Palu. Pergi merantau jauh, akhirnya pulang ke kota tercinta,” katanya sambil melontarkan pantun yang membuat suasana semakin akrab.

Ia menyebut Palu sebagai kota dinamis yang tak pernah kehilangan budaya khasnya. “Dulu saya sering makan nasi kuning di Jalan Gajah Mada. Hampir 40 tahun kemudian, kota ini sudah sangat berubah,” kenangnya.

Kajati juga berharap kehadirannya bersama keluarga dapat diterima masyarakat Kota Palu. Ia menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan daerah dalam mendukung penegakan hukum dan pembangunan di Sulawesi Tengah.

Dengan pantun penutup yang menggugah, Kajati Sulteng mengajak seluruh elemen untuk bergandeng tangan.

“Kota Palu kota lima dimensi, indah lembah dan gunung menjulang tinggi. Alhamdulillah, kami sudah sampai di sini. Mohon diterima sebagai tanda persaudaraan sejati, pungkas Kajati Sulteng

Ditempat yang sama, Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, dalam sambutannya menyatakan rasa syukur atas penempatan Nuzul Rahmat sebagai Kajati. Ia menilai sosok Nuzul bukan orang asing bagi Palu, melainkan bagian dari sejarah sosial kota ini.

LIHAT JUGA  Keliling Cabjari, Kajati Sulteng Dorong Penguatan Profesionalisme Jaksa di Daerah

Gubernur juga menyampaikan perkembangan pesat Sulawesi Tengah dalam lima tahun terakhir, seperti: Pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Indonesia; Realisasi investasi terbesar nomor dua nasional; Penyerapan tenaga kerja industri hingga 300 ribu orang; Ekspor produk lokal seperti durian dan kelapa ke pasar internasional.

“Alhamdulillah, kini bandara hampir merata di kabupaten/kota, kecuali Bangkep. Sulteng terus tumbuh dan bergerak maju,” tambahnya.

“Semoga sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan semakin erat dalam membangun Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid.

Di akhir sambutannya, Gubernur juga menyampaikan penghargaan kepada Zullikar Tanjung, SH, MH, Wakajati Sulteng sebelumnya, yang kini mendapat promosi menjadi Wakajati Kalimantan Timur.

“Terima kasih atas dedikasinya selama ini di Sulteng. Semoga di tempat baru, karier beliau makin cemerlang,” pungkas Gubernur

Acara yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, Wakil Gubernur, Wakapolda, Kabinda, OPD Pemprov, dan Wakajati, serta Pejabat Utama Kejati Sulteng itu bukan sekadar seremoni formal. Lebih dari itu, malam ramah tamah ini menjadi momen penyambutan seorang putra daerah yang kembali mengabdi.

LIHAT JUGA  Kajati Sulteng Jalin Silaturahmi dengan Radar Sulteng, Dorong Kolaborasi dan Keterbukaan Informasi