BPP Gumbasa Dorong Petani Tanam Jagung Pulut di Pematang Sawah, Pasok Wisata Kuliner Bendungan Gumbasa

SIGI, Bahanaindonesia.com – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gumbasa terus melakukan inovasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menambah pendapatan petani di wilayahnya. Salah satu langkah yang kini didorong adalah pemanfaatan pematang atau galengan sawah sebagai lahan tanam jagung pulut lokal.

Program tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan Koordinator BPP Gumbasa, Syamsudin, S.P., saat kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor BPP Gumbasa, Kabupaten Sigi.

Dalam pemaparannya, Syamsudin menjelaskan bahwa selama ini banyak pematang sawah yang belum dimanfaatkan secara optimal dan hanya ditumbuhi rumput liar. Padahal, area tersebut memiliki potensi ekonomi tambahan apabila ditanami jagung pulut lokal.

“Pemanfaatan pematang sawah ini menjadi solusi untuk menambah nilai ekonomi petani tanpa mengganggu tanaman utama padi. Jagung pulut lokal memiliki masa tanam yang relatif singkat dan mudah dalam perawatan,” ujar Syamsudin.

Tidak hanya sebatas sosialisasi, tiga minggu setelah kegiatan berlangsung, Syamsudin bersama petani langsung memulai praktik penanaman jagung pulut lokal di masing-masing pematang sawah sebagai bentuk keseriusan menjalankan program tersebut.

LIHAT JUGA  Polda Sulteng Gandeng KPK dan Kortas Tipidkor Polri, Percepat Penanganan Kasus Korupsi di Daerah

Menurutnya, hasil panen jagung pulut nantinya memiliki peluang pasar yang menjanjikan karena dapat menopang kebutuhan wisata kuliner di kawasan Bendungan Irigasi Gumbasa yang selama ini ramai dikunjungi masyarakat lokal maupun pengendara yang melintas.

Di sepanjang jalur wisata Bendungan Gumbasa, banyak pedagang jagung bakar yang membutuhkan pasokan jagung pulut lokal segar secara berkelanjutan. Kondisi ini dinilai menjadi peluang besar bagi petani di wilayah Gumbasa.

Dengan adanya penanaman di sekitar wilayah tersebut, rantai distribusi menjadi lebih pendek sehingga hasil panen petani lebih mudah terserap pasar dengan harga yang kompetitif. Sementara pedagang juga mendapatkan bahan baku yang lebih segar.

Melalui program ini, BPP Gumbasa berharap tercipta sinergi antara sektor pertanian dan pariwisata daerah. Selain meningkatkan pendapatan petani dan mendukung pelaku UMKM, keberadaan jagung pulut lokal juga diharapkan memperkuat daya tarik kuliner khas di kawasan wisata Bendungan Irigasi Gumbasa, Kabupaten Sigi.

( Hasan Tura )