oleh

Berbagi Lagi, Srikandi Demokrat Sulteng, Tali Asih Bagi Penyintas Bencana Tondo

Terima Bantuan Demokrat, Fahri Terisak Sedih

Bahanaindonesia.com – Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah (Demokrat Sulteng) kembali berbagi ratusan sembako ditengah pandemi Covid 19.

Kali ini melalui Srikandi Demokrat Sulteng, yang dipimpin Andi Jumriani Hamka berbagi puluhan sembako bagi warga penyintas bencana hunian tetap (huntap) Asean center, di kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulteng, Jumat 15 Oktober 2021.

“Mungkin nilainya tidak seberapa. Tetapi ini bentuk keikhlasan dan tali asih partai Demokrat Sulteng kepada warga di Jumat berkah ini,” ujar Bendahara Umum Demokrat Sulteng itu.

Jumriani juga menitip salam hangat dari ketua umum DPP PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan ketum DPD PD Anwar Hafid (AH) kepada warga huntap Tondo.

“Titip salam bapak AHY dan AH. Semoga sembako yang sederhana ini bisa bermanfaat buat warga, ditengah pandemi ini,” tambah, Jumriani di dampingi Zarkasih Direktur Eksekutif, Henita Pangkey Kaban BPPM-Da, Demokrat Sulteng.

Tetap Prokes 19, memakai masker, puluhan paket sembako yang sudah disiapkan kemudian dibagikan satu persatu ke warga huntap Tondo I.

Fahri Korban Bencana Gempabumi Terisak Sedih

Fahri Fajar (13 thn) terisak sedih dan tak mampu menahan tangis saat menerima bantuan sembako dan uang tunai yang diberikan bendahara umum DPD partai Demokrat provinsi Sulteng, Andi Jumriani Hamka.

Kesedihan Fahri sangat terlihat saat rombongan Srikandi PD Sulteng mendatangi rumahnya di hunian tetap (huntap) Tondo kecamatan Mantikulore Palu, Jumat (15/10/2021).

Fahri terus saja menangis dan tertunduk sedih sambil membetulkan buku pelajarannya. Bocah ini tercatat sebagai siswa kelas VIII di MTSn Palu Barat. Ia adalah salah seorang warga Perumnas Balaroa yang tidak hanya kehilangan ibu kandung dan seorang kakaknya yang tertimbun likuifaksi 28 September 2018 silam.

Srikandi Demokrat saat bersama Fahri korban bencana di Palu

Fahri juga harus ikhlas menerima kenyataan harus kehilangan kaki kanannya akibat bencana itu. Kakinya lambat laun menghitam dan jalan satu – satunya menyelamatkan nyawanya harus di amputasi.

Terlihat, beberapa Srikandi PD Sulteng mencoba memberinya semangat dan meminta Fahri tetap menjadi anak kuat dan tetap berbaur dengan anak sebayanya walaupun harus menggunakan kaki palsu.

“Fahri anak kuat dan hebat. Fahri jangan lupa terus berdoa dalam sholatnya,” kata Jumriani sambil mengelus bahu Fahri. (naf)

( Bakomstra-da PD Sulteng)

Baca Juga : Sampaikan Titipan AHY, Demokrat Sulteng Berbagi Sembako di Kota Palu

News Feed