oleh

Zona Integritas WBK dan WBBM Menjadi Target Jacob Hendrik sebagai Kajati baru Sulteng

PALU – Pembangunan Zona Integritas dianggap sebagai role model Reformasi Birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan berkualitas. Dalam arti bahwa Zona Integritas/Wilayah Bebas Korupsi merupakan miniatur dari Reformasi Birokrasi.

Model Reformasi Birokrasi ini merupakan satuan kerja yang telah layak ditetapkan menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) ataupun Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Seperti halnya wilayah kerja Adhyaksa Kejaksaan Sulteng, guna mencapai kedua target predikat ZI tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) baru Sulteng, Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH.MH, mengupayakan dari 11 jumlah Stakholder melalui 10 satker Kejaksaan Negeri Kabupaten yang dibawah taktisnya dapat meraih predikat WBK dan WBBM

Menurut Jacob Hendrik, saat ini ada 2 stakholder yang telah menyandang predikat WBK, yakni Satker Kejati Sulteng dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Buol. Sementara 9 (sembilan) satker lainnya yang tersisa diupayakan dapat menuju predikat yang sama.

“Jadi ada dua yang telah meraih predikat WBK, yaitu Satker Kejati Sulteng dan Kejari Buol dan sekarang dicanangkan menuju WBBM. Kemudian, sisanya ada 9 satker diupayakan pula nantinya menuju WBK.

“Untuk mencapai hal itu, kami telah menunjuk Wakajati sebagai penanggung jawab dan dibantu ketua tim Asinten BIN kejati Sulteng,” ujarnya dalam konfrensi Pers, silaturahmi bersama sejumlah awak media di Sulteng diruangan press room kejati Sulteng, Rabu (17/3).

Baca Juga : Kajati Baru Sulteng Lantik 4 Pejabat Baru, Berikut Daftarnya

Ia pun menyadari, bahwa langkah itu diambilnya sebagai bagian dari konsolidasi organisasi, penguatan dalam tata kelola managemen, guna menyolidkan kesatuan kinerja kejaksaan dalam pelayanan kerja mengaplikasikan tugas pokok fungsi kejaksaan dalam melayani masyarakat.

“Tentunya pelayanan yang tepat kita berikan kepada masyarakat, proses penegakan hukum yang kita lakukan menjadi apa yang diharapkan publik maupun program pemerintah.

“Kami juga menyadari masih banyak pembenahan yang kami lakukan, masih banyak masyarakat, “kecewa, belum puas” olehnya melalui pencanangan ini kami laksanakan hari ini, kata mantan Wakajati Banten ini

Baca Juga : Tiba di Palu, Kajati Sulteng Jacob Hendrik Pattipeilohy Mulai Bertugas, Baca Infonya

KOMITMEN KAJATI SULTENG

News Feed