MOROWALI, Bahanaindonesia.com – Akses jalan desa di Dusun Polondongan, Desa Dampala, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, ditutup oleh puluhan warga pada Jumat (11/10/2025). Aksi penutupan jalan ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan penyewaan lahan milik warga secara sepihak oleh oknum Kepala Desa kepada pihak pengusaha.
Dari pantauan di lapangan, massa berkumpul di titik jalan utama dusun. Sejumlah spanduk tuntutan dibentangkan, sementara akses kendaraan terhambat dan menyebabkan antrean panjang. Aparat kepolisian dan pihak keamanan terlihat berada di lokasi untuk menjaga ketertiban dan mencegah terjadinya gesekan antara warga dan pihak lainnya.
Aksi ini dikoordinasi oleh dua orang perwakilan warga dan berlangsung secara tertib. Namun penutupan jalan berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa aksi warga berkaitan dengan ketidakpuasan terhadap proses dugaan persewaan lahan tanpa melibatkan pemilik lahan secara sah. Proses ini dinilai tidak transparan dan memicu keresahan di tengah masyarakat.
Warga mengaku telah menyampaikan permasalahan ini ke Pemerintah Kabupaten Morowali, namun hingga kini belum ada tanggapan yang memuaskan.
Mereka berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini agar tidak berlarut-larut dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat setempat.
Mereka juga meminta pihak kepolisian untuk segera memanggil dan menyelidiki Kepala Desa terkait serta pihak pengusaha yang diduga terlibat dalam transaksi ilegal tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Dampala maupun pihak kepolisian setempat terkait aksi tersebut dan tudingan yang disampaikan warga.



























