Tingkatkan Produktivitas, Petani Sawah Tanambulava Sosialisasikan Inovasi Teknologi Drone

SIGI, Bahanaindonesia.com – Upaya modernisasi sektor pertanian terus digencarkan di wilayah Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Rabu (20/5/2026). Kelompok petani padi sawah setempat menggelar Sosialisasi Inovasi Teknologi Penggunaan Drone untuk mendukung peningkatan efisiensi kerja pertanian.

Kegiatan yang berlangsung di area persawahan tersebut dihadiri Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah, Nasruddin, bersama jajaran penyuluh serta perwakilan dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian.

Rombongan disambut oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Pertanian Kabupaten Sigi, Ilham, yang didampingi Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Tanambulava, Azwan, S.P.

Dalam keterangannya, Nasruddin menjelaskan bahwa drone pertanian yang diuji coba memiliki kapasitas angkut hingga 25 kilogram dan dapat difungsikan untuk penyemprotan serta penyiraman tanaman secara multifungsi.
Uji coba di lahan Kelompok Tani “Semangat Baru”

Demonstrasi teknologi tersebut dipusatkan di lahan milik Ketua Kelompok Tani “Semangat Baru”, Mohamad Hendrik, yang berlokasi di Desa Sibalaya Barat.

Lokasi tersebut dipilih sebagai titik uji coba untuk melihat langsung efektivitas penggunaan drone dalam pengelolaan lahan sawah, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi petani setempat.

LIHAT JUGA  Irwan Ganda Saputra Dilantik Jadi Kajari Sigi, Kajati Sulteng Tekankan Integritas Penegakan Hukum

Mohamad Hendrik menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kelompoknya sebagai lokasi kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan BPP kepada kelompok kami sebagai lokasi uji coba teknologi ini,” ujarnya di sela kegiatan.

Melalui sosialisasi ini, petani di Kecamatan Tanambulava diharapkan mulai mengadopsi teknologi pertanian modern berbasis drone, yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional dalam jangka panjang.

(Hasan Tura)