PALU, Bahanaindonesia.com – Meski diguyur hujan deras sejak pagi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah tetap melangsungkan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan penuh khidmat dan semangat, Minggu (17/8).
Bertempat di halaman Kantor Kejati Sulawesi Tengah, upacara diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, pejabat struktural, serta para pegawai dari Kejati Sulteng, Kejari Palu, Kejari Donggala, dan Kejari Sigi. Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh dedikasi, meskipun cuaca kurang bersahabat.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah ( Kajati Sulteng), N. Rahmat, S.H., M.H., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia membacakan pidato resmi Jaksa Agung Republik Indonesia, yang menekankan pentingnya menjadikan momen kemerdekaan sebagai refleksi atas tanggung jawab institusional Kejaksaan.
“Kemerdekaan bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar menjaga kedaulatan melalui penegakan hukum yang adil dan beradab,” demikian petikan amanat Jaksa Agung yang dibacakan dalam upacara.
Selaras dengan tema HUT RI ke-80, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Jaksa Agung menggarisbawahi peran strategis Kejaksaan dalam mendorong sistem peradilan yang berkeadilan dan modern. Transformasi institusi ini diarahkan melalui penerapan single prosecution system serta penguatan peran sebagai Advocaat Generaal, sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis Kejaksaan 2025–2029 dan RPJPN 2045.
Dalam pidatonya, Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa keberhasilan Kejaksaan tidak hanya diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, tetapi juga dari integritas, profesionalisme, dan sikap insan Adhyaksa dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, komitmen Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi juga kembali ditegaskan. Korupsi disebut sebagai musuh utama kemerdekaan. Jaksa Agung turut menyatakan dukungannya terhadap implementasi KUHP baru dan RKUHAP sebagai bagian dari pembaruan sistem hukum pidana nasional.
Di tengah derasnya hujan, seluruh peserta upacara tetap berdiri tegak hingga akhir acara, menunjukkan semangat dan komitmen mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan serta pengabdian terhadap negara.
Momentum Nasional, Komitmen Daerah
Melalui upacara ini, Kejati Sulawesi Tengah menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan humanis sejalan dengan visi Indonesia yang maju dan bermartabat.
























