Polda Sulteng Gencarkan Operasi Premanisme, Puluhan Pelaku Diciduk

Bahanaindonesia.com – Sebanyak 43 pelaku aksi premanisme diamankan Polda Sulawesi Tengah selama pelaksanaan Operasi Pekat Tinombala dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang berlangsung sejak 1 hingga 18 Mei 2025.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono menjelaskan, para pelaku terlibat dalam berbagai tindak premanisme seperti parkir liar, curanmor, geng motor, pemerasan, hingga penyalahgunaan lem dan narkoba.

“Beberapa kasus ditindaklanjuti melalui proses hukum, sisanya dibina agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Djoko di Palu, Senin (19/5/2025).

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit motor curian, dua clurit, enam anak busur, tiga ponsel, uang tunai Rp440 ribu, lima kaleng lem fox, alat isap sabu, dan satu paket sabu.

Operasi akan diperpanjang mulai 19 Mei hingga 1 Juni 2025, melibatkan sinergi dengan TNI dari Korem 132 Tadulako dan POM TNI. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polri tidak hanya menindak tegas pelaku, tapi juga melakukan patroli, edukasi, dan sosialisasi agar masyarakat sadar hukum dan ikut menjaga ketertiban,” tambahnya.

LIHAT JUGA  Kapolda Sulteng Bukber Bareng Insan Pers dan Santuni Santri Panti Asuhan

Polda Sulteng mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aksi premanisme melalui call center 110 bebas pulsa. Identitas pelapor dijamin aman.