Peserta SSDN PPRA Angkatan 64 Lemhanas RI Kunjungi Kantor Kejati Sulteng

Kajati Sulteng : Jujur Kami Sangat Bersyukur dan Bahagia Sekali

Bahanaindonesia.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kajati Sulteng), Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH MH mengaku sangat bersyukur atas kunjungan Wakil Gubernur Lemhanas RI, Letnan Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dan rombongan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIV (angkatan 64) tahun 2022 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Kantor Adhyaksa Kejati Sulteng, Selasa 5 Juli 2022.

Dihadapan peserta dan Wagub Lemhanas, Jacob Hendrik menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih karena peserta memilih Kantor Kejati Sulteng sebagai tempat studi pembelajaran peserta SSDN Lemhanas RI 2022.

“Hari ini kami sangat bersyukur atas kunjungan rombongan SSDN Lemhanas angkatan 64 dikantor Kejati Sulteng, Jujur kami sangat bahagia sekali karena ini untuk pertama kalinya,” ucap Kajati Sulteng dalam sambutannya yang disambut aplos rombongan peserta SSDN Lemhanas RI 2022.

Dalam paparannya, Jacob Hendrik menyampaikan, peta Daerah hukum Kejati Sulteng dan potret penegakan hukum yang dilaksanakan Kejati Sulteng 2020 – 2022, merujuk pada 7 program kerja prioritas yang dicanangkan Jaksa Agung RI, Prof. Dr. ST. Burhanuddin, tahun 2022.

  1. Melaksanakan penegakan hukum integral, yang menempatkan kebijakan penegakan hukum dan kebijkan kriminal sebagai satu kesatuan dalam kebijakan pembangun Nasional.
  2. Menghadirkan penegakan hukum yang berlandaskan Hati Nurani untuk terwujudnya Keadilan substansif
  3. Meningkatkan kualitas penanganan perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang, dalam rangka meningkatkan Indeks persepsi Korupsi
  4. Percepat penyelesaian perkara dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berat secara tuntas dan adil sesuai ketentuan yang berlaku.
  5. Tingkatkan sistem pengawasan internal menuju SDM Kejaksaan yang profesional dan Berintegritas.
  6. Tingkatkan kepercayaan publik melalui peningkatan kerja dan stategi komunikasi hukum yang adaptif, inovatif dan kolaboratif.
  7. Tingkatkan kredibilitas akuntabilitas kinerja, akuntabilitas keuangan dan maturitas sisten pengendalian Pemerintah

Jacob Hendrik juga merincikan, sejumlah penyelesaian perkara kasus, perdata, korupsi, Narkoba dan pidana umum, yang ditangani pihak Kejati Sulteng, termasuk penerapan restorative justice dikejaksaan.

“Kejati Sulteng terus berkomitmen melaksanakan penegakan hukum integral yang menempatkan kebijakan penegakan hukum sebagai satu kesatuan dengan kebijakan pembangunan Nasional,” imbuhnya.

Wagub Lemhanas RI Apresiasi Kemajuan Kantor Kejati Sulteng

Sementara itu, Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah menuturkan, Lemhanas adalah lembaga pendidikan tertinggi di tingkat Nasional, pada prinsipnya memilih semua Provinsi/Kab/Kota untuk dijadikan tempat pembelajaran bagi siswa.

Peserta SSDN PPRA angkatan 64, kata dia, berjumlah 100 orang, terbagi menjadi empat kelompok mengunjungi empat provinsi berbeda, yakni Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, dan Maluku.

“Nama programnya kali ini Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN), di Sulteng selama 4 hari sampai tanggal 8 Juli 2022. Pesertanya 25 orang dan 12 orang pendamping, diantaranya TNI, Polri pegawai negeri sipil dari Kementerian lembaga Pemerintah, non kementerian, swasta dan akademisi, calon-calon pemimpin Nasional,” ujar Wagub Lemhanas, Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, saat dicegat wawancara awak media dikantor Kejati Sulteng.

“Pada prinsipnya memberikan pelajaran bagi siswa. Apa yang dipelajari, satu, tentang tata kelola pemerintahan dalam negeri pada tingkatan provinsi. Selain itu, ada juga forkopimda, baik Polda, Korem dan Kejati dan seterusnya.

“Jadi siswa dalam rangka menggali pemahaman dan pengetahuan tentang yang dikerjakan, karena diyakini setiap provinsi punya potensi masing-masing dan punya hal-hal yang harus diwaspadai masing-masing,” sambungnya.

“Kita melihat Sulawesi Tengah ini punya banyak potensi yang luar biasa pada akhir tahun ini, tadi sudah disebutkan Pak Kajati antara lain IKN.

“Efeknya supporting system, baik dari sisi makanan dari sumber daya alam. Tetapi, juga seiring sejalan dengan berkembangnya suatu kota pasti masalah-masalah hukum berjalan berkembang dan seterusnya. Itulah yang dipelajari para siswa,” sambungnya lagi.

“Harapannya, kita ingin sekali melihat Sulawesi Tengah semakin maju, apalagi di bidang hukum dibawah kepemimpinan pak Jacob saya yakin semakin maju.

“Hukum ini menjadi Panglima dari semua aspek hukum administrasi, tata tertib. administrasi kaitannya dengan hukum apalagi, pembagian pengaturan dan sudutnya ujungnya ke hukum. Jadi hukum selain menjadi penegak, memberikan keyakinan, rasa keadilan dan hukum itu efeknya ke mana-mana, Imbuhnya.

“Kita berharap di bawah pimpinan pak jacob semakin maju. Kelihatannya sih akan semakin maju, 6 bulan aja udah begini, beliau menerapkan dari sisi hukumnya dengan keadilan, tidak hanya di dalam buku ini sangat menarik sekali karena rasa yang bicara. Mungkin kalau saya bilang kejujuran itu mengatakan sesuatu yang benar kepada orang lain tapi Integritas itu mengatakan yang sebenarnya kepada diri sendiri kira-kira gitu yah,” tandas Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah mengakhiri wawancaranya.

(Rezka)