Pelaku UMKM Diduga Ditipu, Kadis UMKM Sigi Angkat Bicara

Bahanaindonesia.com – Ismail, salah seorang pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Sigi, diduga telah menjadi korban tindak penipuan dengan modus bantuan dana hibah dari Kementrian Koperasi dan Usaha Menengah Kredit Mikro (UMKM) Republik Indonesia.

Pasalnya, oleh Oknum JB (inisial, red), meminta uang lebih awal kepada Ismail, senilai Rp 1 Juta, dengan iming akan mendapat dana bantuan sebesar Rp 20 Juta dari Kementrian UMKM.

“Istri saya baru kasih Rp 500 ribu, dibayar bertahap (2 kali). Jadi janjinya, tanggal 19 Agustus 2022 lalu dana bantuan dari kementrian itu akan dicairkan. Tapi sampai sekarang dana itu belum cair juga,” kata Ismail yang kala itu didampingi Istrinya, saat ditemui di kediaman dan juga tempat usahanya pada Selasa (23/08/2022) beberapa waktu lalu.

Menyikapi soal itu, Rooly sebagai Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan Usaha Menengah Kredit Mikro (UMKM) Kabupaten Sigi menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sigi, tidak pernah melaksanakan program pemberian dana bantuan dari pihak Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia.

LIHAT JUGA  PKB Sulteng Tuntaskan Muskerwil, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Perkuat Konsolidasi

“Saya juga tidak pernah mendapat informasi, baik dari Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Pusat (Kementrian,red) akan adanya program bantuan dana hibah bagi pelaku UMKM di Daerah Sigi. Yang ada itu, hanya program bantuan Kredit dengan bunga 0% dari pihak BNI serta Bantuan Sosial (Bansos) bagi UMKM sebesar Rp 1.500.000,-” tegas Rolly saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/8/2022).

Olehnya, Rolly menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sigi, khususnya para pelaku UMKM, jangan mudah percaya kepada ulah para oknum penipu yang mengatas-namakan Dinas maupun Kementrian dengan mengimingi akan mendapat bantuan puluhan juta rupiah.

“Ini perlu menjadi perhatian serius dan diperlukan adanya kerja sama dari seluruh elemen masyarakat serta aparat penegak hukum.

“Karena baik Dinas maupun Kementrian Koperasi dan UMKM, tidak pernah mengadakan program bantuan dana hibah.

Apalagi bila ada Oknum yang meminta uang lebih dulu kepada pelaku UMKM dengan iming – iming akan mendapat bantuan puluhan juta dari Kementrian, itu pasti ulah para Penipu, karena program itu tidak pernah ada,” tutur Kadis berjanji akan menyeriusi soal ini, agar tak ada lagi pelaku UMKM yang bisa ditipu oleh sekelompok Oknum tak bertanggung jawab.

LIHAT JUGA  PWI Sulteng Delegasikan Dua Pengurus Ikuti Retret Kebangsaan PWI–Kemenhan

Hingga berita ini ditayangkan, Ismail pelaku UMKM yang dimaksud, masih belum melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian.

(A. Yuliansyah)