Menghebohkan, Dua Hari Jelang Idul Fitri Terjadi Pembunuhan Tragis 4 Warga Sipil

Atas peristiwa itu, Didik menghimbau, kepada masyarakat untuk tidak takut pada aksi yang dilakukan oleh kelompok tersebut, karna tujuan aksi itu untuk membuat teror. Apabila masyarakat merasa takut maka misi untuk membuat teror dianggap berhasil karna tujuannya membuat ketakutan.

Foto : Kombes Pol Didik Supranoto, S,IK

“Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaporkan kepada petugas apabila melihat, mendengar adanya orang-orang asing disekitarnya,” tandasnya.

Diketahui, hingga kini Satgas madago Raya (Satgas Tinombala) yang bertugas memburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso Sulteng, telah melakukan evakuasi jenazah, penjagaan ketat dan melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku.

Berikut Kronologi Pembunuhan tragis ini, yang dihimpun redaksi

Selasa Pukul 07.00 Wita

Pada hari Selasa 11 Mei 2021 Pukul 07.00 Wita Warga yang bernama Kila (25 thn), yang tinggal di Desa Kali Mago berangkat ke kebun, sebelum sampai kekebunya dia melihat OTK dipimpin Qatar bersama 4 orang mengarah ke kebunnya.

Karena Kila hafal betul dengan wajah Qatar, maka dia pun langsung melarikan diri, kemudian sempat singgah di pondok Nenek Uban dan Papa Dewi untuk mengajak Lari, namun  keduanya enggan ikut lari, “tidak usah lari, itu bukan OTK itu palingan anggota,” ujar keduanya kepada Kila

LIHAT JUGA  Ricuh Sengketa Lahan di Donggala, Polda Sulteng Minta Warga dan PT LTT Tahan Diri

Pukul 09.00 Wita

Sekitar pukul 09.00 Wita, Kila sampai di Desa Kalimago, Ia pun langsung menyampaikan informasi itu kepada warga, kemudian Warga langsung menghubungi Satgas yang ada di Wilayah Napu.

Pukul 11.00 Wita

Sekitar Pukul 11.00 Wita, dua anggota personel Densus 88 bersama satu orang anggota Polsek Napu di dampingi warga mengecek Pondok milik Marten Solo. Mereka menemukan korban Marten Solo dengan luka kepala terpisah dengan badan di dalam pondok. Dan Simson Susa dengan luka digerek di leher yang tidak putus berada di depan pondok.

Pukul 11.20 Wita

Sekitar pukul 11.20 Wita Pasukan gabungan tiba di TKP dan masuk menutup jalan yang di perkirakan dilewati OTK.

Pukul 13.40 Wita

Pukul 13.40 Wita heli Caracal tiba di TKP untuk mengevakuasi Korban di Perkebunan puho Pondok Simson susah

Pukul 13.45

Kemudian, pada pukul 13.45 Wita Wita Proses evakuasi korban selesai menuju lapangan bola Desa Kali mago

Pukul 14.00 Wita

Sekitar pukul 14.00 Wita, Anggota Gabungan melakukan penyisiran di sungai di sekitaran Perkebunan pohu.

LIHAT JUGA  Polda Sulteng Ikuti Arahan Wakapolri Antisipasi El Nino “Godzilla”

Pukul 15.00 Wita

Pada pukul 15.00 Wita, tepat di pegunungan Petiroa Desa Kalimago Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso dengan Polisi Kembali menemukan 2 orang korban, dimana jarak dari TKP pertama dengan TKP kedua sekitar -+ 2 KM.