Kepala MAN 1 Palu Apresiasi Program Jaksa Masuk Sekolah Kejati Sulteng

PALU, Bahanaindonesia.com – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palu, Hj. Rusdiana, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang digelar oleh Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Kamis 24 Juli 2025.

Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini, terutama dalam membentengi generasi muda dari penyalahgunaan media sosial, paham ekstrem, serta berbagai pelanggaran hukum lainnya.

“Kami sangat bersyukur dan merasa tersanjung MAN 1 Palu menjadi bagian dari program JMS. Materi yang disampaikan sangat membumi, mudah dipahami siswa, dan penuh edukasi hukum,” ujarnya

Menurutnya, sosialisasi hukum dari institusi penegak hukum seperti Kejaksaan sangat dibutuhkan pelajar, terlebih di era digital di mana informasi begitu mudah diakses namun juga rawan disalahgunakan.

“Siswa kami mendapat wawasan berharga tentang bahaya penyalahgunaan media sosial, pentingnya moderasi beragama, serta peran dan fungsi Kejaksaan. Ini akan menjadi bekal mereka dalam menjalani kehidupan sebagai warga negara yang taat hukum,” tambah mantan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Palu itu.

LIHAT JUGA  Cegah Masalah Hukum Dana Desa, Cabjari Tompe Gelar Penerangan Hukum di Sindue Tobata

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat relevan dan bermanfaat di tengah derasnya arus teknologi dan tantangan zaman yang dihadapi oleh generasi muda saat ini.

Ia menambahkan bahwa dunia pendidikan saat ini bukan hanya berkutat pada transfer ilmu akademik, tetapi juga harus berperan aktif dalam membentuk karakter, moral, dan kesadaran hukum peserta didik.

“Anak-anak kita perlu dibentengi dengan pengetahuan hukum dan nilai-nilai kebaikan agar tidak mudah terjerumus. Dan program seperti ini adalah bagian penting dalam proses itu,” lanjutnya.

Rusdiana berharap kegiatan seperti Jaksa Masuk Sekolah bisa terus dilakukan secara berkala dan menyasar lebih banyak sekolah, termasuk madrasah, demi menyelamatkan generasi muda dari pengaruh negatif era digital.

Di akhir kegiatan, pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada Kejati Sulteng dan berharap kerja sama dengan lembaga hukum ini dapat terus diperkuat dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan sadar hukum.