PALU, Bahanaindonesia.com – Drama kasus dugaan korupsi proyek jalan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), belum berakhir. Setelah menetapkan tiga tersangka, Kejati Sulteng memberikan sinyal kuat bahwa akan ada tersangka baru berikutnya.
Meski belum mengungkap siapa calon tersangka itu, Kejati Sulteng memastikan bahwa ruang untuk penambahan tersangka terbuka lebar.
“Kami tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru jika alat bukti mencukupi,” tegas Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulteng, Laode Abd Sofian, Jumat (10/10/2025).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kasus ini masih jauh dari kata selesai. Sejauh ini, penyidik tengah memeriksa 24 orang saksi yang berkaitan dengan proyek di tiga titik strategis: Gio–Tuladenggi, Pembuni–Bronjong, dan Trans Bimoli–Pantai dan keterkaitan dengan tiga tersangka.
Ketiga tersangka yang telah ditetapkan belum ditahan. Kejati beralasan mereka masih kooperatif dan akan menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka.
“Pemeriksaan terhadap ketiga tersangka akan dilakukan setelah pemeriksaan terhadap 24 saksi rampung,” tambah Laode.
Di tengah proses penyidikan yang masih berjalan, publik mulai mempertanyakan apakah tiga tersangka awal merupakan pelaku utama atau hanya bagian dari jaringan yang lebih besar.
Hingga kini, Kejati belum mengumumkan secara rinci siapa yang berpotensi menjadi tersangka berikutnya. Namun, sinyal terbukanya nama baru semakin memperkuat dugaan bahwa kasus ini melibatkan lebih dari sekadar pelaksana teknis di lapangan.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut dana negara yang seharusnya digunakan untuk membangun infrastruktur publik. Dugaan penyimpangan dalam proyek jalan tersebut memunculkan desakan agar penegakan hukum dilakukan secara tuntas.
“Kami berkomitmen menyelesaikan perkara ini secara profesional dan transparan. Semua yang terbukti terlibat akan diproses,” tegas Kasipenkum Kejati Sulteng.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini pada minggu (12/10), sinyal indikasi kuat bahwa penyidik sedang menyiapkan langkah untuk menetapkan tersangka tambahan, apabila alat bukti telah mencukupi.
Kini publik menanti, siapakah nama yang akan menyusul sebagai tersangka berikutnya dalam kasus yang terus menggelinding ini?

























