Kapolsek Palu Barat Imbau Warga Waspada, Tindak Pencurian dan Tawuran Meningkat

Bahanaindonesia.com – Meningkatnya kasus pencurian dan perkelahian antar pemuda di wilayah Palu Barat menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian. Kepala Polsek Palu Barat, Iptu Makmur Johan, S.Sos., mengimbau warga agar lebih waspada dan menjaga lingkungan masing-masing.

“Kasus curanmor masih sering terjadi, dan sebagian besar karena kelalaian. Banyak pemilik motor meninggalkan kunci tergantung di kendaraan, ini memudahkan pelaku beraksi,” ujar Iptu Johan, Senin (27/5).

Ia menambahkan, meningkatnya angka pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor tambang batu turut mendorong tingginya angka kejahatan jalanan.

“Efek domino dari PHK itu terasa. Banyak warga kehilangan penghasilan dan sebagian terjebak dalam tindakan kriminal untuk bertahan hidup,” ungkapnya.

Selain pencurian, Polsek Palu Barat juga mencatat maraknya perkelahian antar pemuda. Tak jarang, para orang tua datang sendiri ke kantor polisi membawa anak-anak mereka untuk dibina.

“Kami memang bukan lembaga pembinaan, tapi sebagai pelayan masyarakat, kami tetap berupaya memberi solusi. Sayangnya, waktu dan kewenangan kami terbatas, pembinaan hanya bisa kami lakukan dalam satu hari kerja,” tambah Kapolsek.

LIHAT JUGA  Polisi Selidiki Dugaan PETI di Moutong, Alat Berat Diduga Telah Ditarik Sebelum Petugas Tiba

Kapolsek Palu Barat pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda dan RT/RW, untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan serta aktif melapor jika melihat potensi gangguan kamtibmas.