oleh

Jumat Keramat, Kejati Sulteng Kembali Ringkus “Skandal BPKAD Balut 2020”

PALU – Janji Kejaksaan Tinggi Sulawesi tengah (Kejati Sulteng) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran BPKAD Kabupaten Banggai Laut Tahun Anggaran 2020 ternyata bukan gertak sambel.

Pasalnya, setelah menetapkan, menahan dan melimpahkan Idhamsyah Tompo sebagai tersangka, kini giliran inisial AM (45 tahun), selaku Bendahara pengeluaran BPKAD yang ditahan oleh Kejati Sulteng, pada Jumat (9/7/2021).

Kajati Sulteng, Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH,MH melalui Kasipenkumnya Reza Hidayat SH, MH mengatakan tersangka AM ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Print-05/P.2.5/Fd.1/07/2021 tanggal 09 Juli 2021.

“Dia (tersangka AM) ditahan di Rutan Palu untuk 20 hari kedepan. Sebelumnya, Tersangka AM ini telah ditetapkan berdasarkan Surat Penetapan tersangka Nomor: Print-07/P.2/Fd.1/07/2021 tanggal 05 Juli 2021,” ungkap Eja dalam sapaan akrabnya.

Tersangka disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18, atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Jadi ada dua orang yang telah ditetapkan tersangka terbaru dalam kasus BPKAD Balut ini, inisial AM (45) dan SB (38), namun karena SB dalam kondisi sakit, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan Swab, sehingga belum dilakukan penahanan,” tandas mantan Kasipidsus Parimo itu.

( Ibl/BI)

News Feed