Hari Pertama Operasi Keselamatan Tinombala 2025: Pelanggaran Lalu Lintas di Sulteng Melonjak 71 Persen!

Bahanaindonesia.com – Hari pertama Operasi Keselamatan Tinombala 2025 di Sulawesi Tengah langsung mencatat lonjakan pelanggaran lalu lintas yang mencengangkan! Sebanyak 2.637 kasus pelanggaran terdeteksi, meningkat 71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Winartono, S.I.K., S.H., M.H., mengungkapkan bahwa dari ribuan pelanggaran tersebut, 340 pengendara tertangkap kamera ETLE statis, 28 terekam ETLE mobile, dan 900 pengendara mendapat teguran langsung dari petugas di lapangan.

Menariknya, meski jumlah pelanggaran meroket, angka kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan drastis. “Tercatat hanya dua kasus kecelakaan, turun 60 persen dibandingkan tahun lalu. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam insiden tersebut,” terang Djoko, Rabu (12/2/2025).

Djoko menegaskan bahwa tingginya angka pelanggaran menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas, meskipun berbagai upaya sosialisasi dan pencegahan telah dilakukan.

“Tidak ada kata terlambat untuk tertib berlalu lintas. Ingat, mematuhi aturan berarti menjaga nyawa—bukan hanya diri sendiri, tetapi juga keluarga dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

LIHAT JUGA  Polda Sulteng Turun Tangan, Usut Tuntas Dugaan Diskriminasi Ras hingga Pembakaran Kantor PT RCP di Morowali

Operasi Keselamatan Tinombala 2025 masih akan terus berlangsung. Akankah angka pelanggaran ini menurun, atau justru semakin meningkat? Tetap waspada dan patuhi aturan di jalan!