Bahanaindonesia.com- Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah resmi menunjuk Kombes Pol. Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H. sebagai Kepala Operasi (Kaops) Madago Raya Tahap III Tahun 2025, menggantikan Kombes Pol. Boyke F.S. Samola, S.I.K., S.H., M.H., yang mendapat promosi sebagai Dirpolairud Polda Nusa Tenggara Barat.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Kapolda Sulteng selaku Penanggung Jawab Kegiatan Operasi (PJKO) Madago Raya, Nomor: Sprin/166/VI/OPS.1.3./2025, dan berlaku efektif sejak 1 Juli hingga 30 September 2025.
Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa rotasi ini merupakan bentuk regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan struktur komando dalam mendukung efektivitas Operasi Madago Raya—operasi strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Poso dan sekitarnya.
“Kombes Heni adalah sosok berpengalaman dengan latar belakang operasional yang kuat. Penunjukan ini menjadi kado istimewa di Hari Bhayangkara ke-79,” ujar Kapolda.
Dalam struktur baru operasi, Kombes Pol. Rentrix Riyaldi Yusuf, S.I.K. juga ditunjuk sebagai Wakil Kepala Operasi (Wakaops). Penunjukan dua perwira ini diharapkan memperkuat koordinasi lintas satuan dan instansi.
Profil Singkat Kaops Baru Kombes Heni merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1999, dari Batalyon Endra Dharmalaksana. Perwira asal Madiun ini memulai kariernya di Polda Papua, sebelum melanjutkan pendidikan ke PTIK (2008) dan Sespimmen (2021).
Sebelum menjabat Kaops Madago Raya, ia menduduki posisi strategis sebagai Wadir Samapta Polda Sulteng dan kemudian Auditor Kepolisian Madya Tingkat III di Itwasda Polda Sulteng.
Operasi Madago Raya Operasi Madago Raya merupakan operasi berkelanjutan yang berfokus pada penanggulangan radikalisme dan terorisme, serta memelihara keamanan di wilayah Sulawesi Tengah, terutama di Kabupaten Poso, Parimo, dan Sigi.
Dengan kepemimpinan baru, diharapkan operasi ini semakin efektif dalam mewujudkan keamanan jangka panjang dan membangun sinergi dengan TNI, Pemda, tokoh agama, dan masyarakat sipil.
“Terima kasih kepada Kombes Boyke atas pengabdiannya selama satu tahun terakhir. Tongkat estafet kini kami percayakan kepada Kombes Heni untuk terus membawa perubahan positif,” tutup Kapolda Sulteng.

























